Sebelumnya Bupati Sleman, Harda Kiswaya juga telah memastikan layanan publik di Pemkab Sleman tetap berjalan, terutama untuk sektor kesehatan, pemenuhan kebutuhan pokok, perhubungan, penanganan bencana, pemadaman kebakaran, trantibum serta pelayanan persampahan/ kebersihan.
“Dengan berbagai persiapan ini, Pemkab Sleman dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang akan merayakan Lebaran dan para pemudik yang kembali ke kampung halaman,” jelasnya.
Sejumlah perangkat daerah yang memiliki fungsi pelayanan dasar dan kritikal akan tetap beroperasi sesuai dengan pengaturan yang telah ditetapkan oleh Kepala Perangkat Daerah.
Danang Maharsa, Wakil Bupati Sleman, menambahkan masyarakat diimbau untuk tetap memanfaatkan layanan yang tersedia sesuai dengan kebutuhan dan mengikuti pengaturan jam operasional yang telah ditentukan.
“Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan tidak ada kendala dalam pemenuhan pelayanan kepada masyarakat, sehingga kesejahteraan dan keamanan tetap terjaga selama periode libur nasional dan cuti bersama.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Rupiah Melemah, Biaya Produksi Pertanian di Jogja Naik, Pemda DIY Siapkan Pemetaan Dampak ke Petani
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan