Sementara itu, Dr. Arie Sudjito, S.Sos., M.Si., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian Masyarakat dan Alumni UGM, menilai kehadiran e-book ini sebagai kontribusi nyata dari praktisi internal kampus.
"Saya melihat apa yang dilakukan Satria ini sebagai inisiatif penting. Ia bukan hanya menulis, tapi mentransformasikan pengalamannya yang panjang di dunia media dan kehumasan menjadi panduan yang berguna bagi banyak pihak," ucapnya.
Ke depan, kedua e-book ini rencananya akan dikembangkan menjadi materi pelatihan di berbagai kampus dan lembaga komunikasi, sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas SDM kehumasan di berbagai sektor.
Dikenal luas di kalangan praktisi dan akademisi komunikasi, Satria telah lama berkecimpung di dunia media sebelum bergabung dengan UGM pada 2010.
Ia pernah menjadi reporter Radio UNISI FM, penyiar Jogja TV, kontributor Okezone.com, dan Koordinator Liputan Radio Trijaya FM Yogyakarta. Di UGM sendiri, ia pernah menjabat sebagai reporter, Kasubbag Pemberitaan, dan Koordinator Bidang Pemberitaan, sebelum akhirnya dipercaya sebagai Pranata Humas di Fapet UGM sejak Mei 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi