Hasto mengungkapkan, Sultan memintanya segera melaksanakan berbagai program, termasuk menjaga kebersihan kawasan Malioboro. Apalagi saat libur Lebaran 2025 lalu, di kawasan tersebut banyak timbunan sampah.
Pemkot pun terus melakukan edukasi masyarakat yang melakukan pembuangan sampah secara sembarangan. Pendekatan persuasif lebih dikedepankan alih-alih sanksi bagi warga.
"Terkait masalah pembuangan sampah sembarangan, upaya edukasi dilakukan sebelum memberikan sanksi," ungkapnya.
Selain itu, Hasto menambahkan, Pemkot berencana menutup 31 TPS berskala kecil di Kota Yogyakarta. Penutupan dilakukan secara bertahap yang dimulai dua pekan mendatang.
Penutupan TPS kecil dilakukan untuk mencegah lindi atau air sampah yang mengalir ke jalan sehingga mengganggu lingkungan masyarakat sekitar. Nantinya Pemkot menyediakan insinerator untuk mengolah sampah dari TPS-TPS kecil yang dikirim pengerobak ke depo.
Pemkot rencananya menyediakan 10 insinerator untuk mengolah sampah. Pengoperasian insinerator ini diharapkan dapat menanggulangi sampah di Kota Yogyakarta yang mencapai 280 ton sampah per hari.
Selain penutupan TPS, Pemkot Yogyakarta juga berencana mengosongkan depo sampah berskala besar dan kecil. Hingga saat ini, Pemkot sudah mengosongkan 29 depo.
"Tempat Pengolahan Sampah Terpadu 3R (TPST 3R) Bawuran yang terletak di Bantul pun difungsikan," imbuhnya.
Baca Juga: Dipanggil Sultan, Wali Kota Hasto Wardoyo Didesak Segera Atasi Ruwetnya Masalah Kota Jogja
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Isu Keamanan Jelang HUT RI Bikin Khawatir, Sri Sultan Singgung Soal Pagar Tinggi di Mal
-
BRI Optimalkan Likuiditas dari Dana SAL untuk Perluas Kredit Berkualitas bagi UMKM
-
Berangkat Kerja Malah Jadi Korban Begal, Pria di Sleman Ditodong Sajam dan Motor Digasak
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
Murah, Mudah Didapat, Sulit Ditinggalkan, Kisah Kelam Mantan Pengguna Obat Keras di Jogja