SuaraJogja.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Kledokan tetap berjalan meskipun salah satu ruang kelas mengalami kerusakan. Namun, alih-alih dimakan di sekolah, makanan MBG bagi sebagian siswa dibawa pulang.
Diketahui atap ruang kelas VI Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kledokan, yang berada di Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Sleman ambrol pada Minggu (4/5/2025) dini hari. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kepala SDN Kledokan, Sulismiyatun menuturkan ada tiga kelas bawah yang hari ini belajar di rumah yakni kelas 1-3.
"Khusus untuk MBG mulai hari ini karena sekolah kita ruangannya ada satu yang tidak bisa dipakai dan ada beberapa yang kami kondisikan. Jadi ada beberapa kelas yang belajar di rumah," ujar Sulis, saat ditemui di lokasi, Senin (5/5/2025).
"Kalau yang dibawa pulang ya sekarang lagi dari itu kelas bawah, kelas 1, 2, 3," imbuhnya.
Sulis menjelaskan, meski sebagian siswa tidak belajar di sekolah, pihaknya tetap meminta mereka datang untuk mengambil jatah MBG. Nantinya, guru-guru tersebut memberitahu orang tua siswa melalui grup WhatsApp yang ada.
"Untuk MBG tetap kami suruh ngambil. Jadi ketika MBG datang, guru kelasnya langsung memberitahu di grup paguyuban wali murid untuk anak-anak mengambil MBG," tuturnya.
Selain itu, disampaikan Sulis, siswa yang mengambil MBG diminta membawa tempat makan sendiri. Hal ini karena wadah dari penyedia MBG harus dikembalikan dalam keadaan bersih tanpa sisa makanan.
"Jadi anak-anak ke sekolah membawa tempat makan sendiri untuk memindah makanan yang dari ompreng MBG karena memang ompreng yang dari MBG itu harus kembali dalam posisi tidak ada sisa," ujarnya.
Baca Juga: Lauk Basi hingga Ditemukan Ulat, Makan Bergizi Gratis di Jogja Minta Dihentikan
Sulis bilang program MBG ini sudah berjalan sejak 17 Maret dan menyasar seluruh siswa dari kelas I hingga kelas VI. Sedangkan untuk total penerima mencapai 144 siswa.
Sementara itu, Intan, siswa kelas III, mengaku senang karena bisa tetap membawa makanan gratis dari sekolah itu untuk dimakan di rumah.
"Karena ruang kelasnya roboh. Makannya dibawa pulang. Udah, enak, senang," ujar Intan polos sambil tersenyum.
Seperti diketahui, atap ruang kelas VI Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kledokan, yang berada di Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Sleman ambrol pada Minggu (4/5/2025) dini hari. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Sulismiyatun yang merupakan kepsek setempat menuturkan peristiwa itu diketahui oleh penjaga sekolah pada Minggu dini hari kemarin. Kabar itu langsung diberikan ke grup guru sekolah tersebut.
"Pertama saya dengar saya lihat di grup guru jam 5 pagi [Minggu] tapi kejadiannya sudah jam 12 malam. Kemudian setelah saya tahu saya langsung meluncur ke sini," kata Sulis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Tempat Hiburan di Jogja Ludes Terbakar, Owner Soroti Pemadaman Listrik Berulang
-
Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta
-
Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026
-
Dorong Inovasi PAI dan Kualitas Pendidikan, UNY Bekali Guru dengan Project Based Learning
-
PAI UNY Dorong Guru PAI SMA Jogja Terapkan Kesetaraan Gender Berbasis Islam