Selain itu ada juga kelalaian yang mencapai 33 kejadian, serta korsleting listrik sebanyak 44 kejadian.
Melihat kasus yang terjadi di 2024 yang banyak disebabkan pada pembakaran sampah, Irawan mengingatkan agar warga Bantul untuk waspada.
Ia menyarankan untuk membakar jauh dari objek mudah terbakar.
Kebakaran itu pun terjadi karena sampah yang terbakar, menjalar ke objek yang mudah terbakar.
Hal itu bahkan tak diantisipasi yang di mana kobaran api biasanya menjalar ke tempat lain yang menyebabkan kebakaran besar.
Yang terparah adalah kebakaran yang menghanguskan satu rumah warga di Srihardono, Pundong pada 27 September 2024 pada pukul 02.30 WIB.
Beruntung dari insiden itu tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil akibat si jago merah mencapai Rp350 juta.
Tentu kasus kebakaran di Jogja sendiri terus menjadi sorotan dan penanganan ekstra.
Damkar termasuk BPBD sudah melakukan upaya antisipasi agar penanganan lebih cepat.
Baca Juga: Sengketa Tanah Mbah Tupon Viral, Polda DIY Periksa Tiga Saksi
Di sisi lain, beberapa Pemkab dan Pemkot juga sudah membentuk warga tanggap bencana yang dilatih untuk menangani kebencanaan termasuk kebakaran.
Warga yang ditunjuk merupakan yang cepat tanggap untuk bisa merespon cepat dan melaporkan langsung ke pihak terkait agar peristiwa tak bertambah buruk.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
Terkini
-
Sigit Mustofa Nahkodai Warkaban 2026-2029, Perkuat Solidaritas Diaspora Bantul di Seluruh Indonesia
-
Aktivitas Gunung Merapi Level III, Sri Sultan Minta Wisatawan Jangan Nekat Naik ke Puncak
-
Wacana Taruna Akmil Disiplinkan Siswa Sekolah Rakyat, Dinsos DIY Sebut TNI-Polri Sudah Cukup
-
Kuota SMA Negeri Dimakan Siswa Iseng, Disdikpora Terpaksa Buka Seleksi Cadangan
-
PRIMEFEST 2026: Perayaan Pesta Rakyat