SuaraJogja.id - Nama Kasmudjo tengah menjadi perbincangan publik setelah tiba-tiba dikunjungi Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi) pada Selasa (13/5/2025) kemarin.
Adapun mantan dosen di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) itu disebut-sebut terkait dalam polemik ijazah palsu Jokowi yang tengah ramai diragukan keasliannya oleh sejumlah orang.
Bahkan Kasmudjo menjadi salah satu pihak yang digugat di Pengadilan Negeri (PN) Sleman terkait ijazah Jokowi itu bersama rektor, wakil rektor serta pejabat Fakultas Kehutanan UGM.
Namun Kasmudjo, saat ditemui kemarin di kediamannya yang berada di Pogung Kidul, Sinduadi, Mlati, Sleman, mengaku tak ada kaitan dan tidak tahu menahu soal ijazah Jokowi.
Kasmudjo turut memastikan bahwa dirinya bukan merupakan dosen pembimbing skripsi Jokowi melainkan hanya dosen pembimbing akademik saja.
"Bukan sama sekali [dosen pembimbing skripsi Jokowi]," tegas Kasmudjo dikutip Kamis (15/5/2025).
Disampaikan Kasmudjo, dosen pembimbing skripsi Jokowi saat menempuh kuliah di Fakultas Kehutanan UGM adalah Prof Sumitro.
"Mengenai ijazah, saya paling tidak bisa cerita karena saya tidak membimbing [skripsi], tidak mengetahui, tidak ada prosesnya, karena pembimbingnya itu Prof. Sumitro. Pembantunya dan yang nguji ada sendiri," tegasnya
Kasmudjo bercerita bahwa saat Jokowi menempuh kuliah di Fakultas Kehutanan UGM itu, dia masih mengajar sebagai asisten dosen atau golongan IIIB.
Baca Juga: Alasan Dosen UGM Tak Siap Hadapi Gugatan Ijazah Jokowi, Kondisi Fisik Jadi Sorotan
Hal itu membuat dirinya belum diperbolehkan untuk mengajar secara langsung di depan mahasiswa. Pada tahun 1986, dia baru mendapatkan kenaikan golongan menjadi IIIC.
"Saya mulai ngajar itu mungkin setelah IIID atau mungkin ke IVA," ungkapnya.
Saat menjadi asisten dosen, Kasmudjo mengaku memang melakukan pendampingan kepada mahasiswa, salah satunya Jokowi.
"Kalau selama Pak Jokowi kuliah itu saya hanya karena karena mendampingi saya mengikuti yang saya dampingi. Saya tidak tidak boleh membuat atau melakukan pelajaran-pelajaran sendiri," jelasnya.
Adapun Kasmudjo telah resmi purna tugas dari UGM sejak 2014 lalu.
Diketahui sebelumnya, Presiden ketujuh Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi mengunjungi rumah dosen pembimbing akademiknya semasa kuliah di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Ir Kasmudjo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Geruduk DPRD, BEM DIY Tagih UU Perampasan Aset Agar Tak Jadi Dokumen yang Terparkir di DPR
-
Waspadai Pelajar Terseret Aksi Demo, Disdikpora DIY Perketat Pengawasan Sekolah
-
Komitmen Perkuat Koperasi dan UMKM, Dirut BRI Hery Gunardi Raih Bakti Koperasi
-
BRI Perkuat Ekonomi Desa BRILiaN Balbar di Sofifi Maluku Utara dan UMKM Lewat Semarak Merah Putih
-
SDI Dukung Tuntutan AMPB soal RUU Perampasan Aset, Tapi Ingatkan Risiko Penyusupan