Usulan mereka sampaikan alasan agar okupansi hotel di DIY tidak hanya terkonsentrasi pada satu titik.
Pemerataan okupansi pun bisa merata ke kabupaten selain Sleman dan Kota Yogyakarta. Pemberlakuan moratorium bahkan bisa mengurai kepadatan lalu lintas di Kota Yogyakarta.
"Selain itu kepadatan lalu lintas akan berkurang, asal homestay kos-kosan semacamnya juga ada pemantauan izin dan pengetatan izin," ungkapnya.
Sebelumnya Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo menetapkan moratorium pembangunan hotel baru di kawasan Sumbu Filosofi.
Kebijakan tersebut berlaku khusus mulai dari Jalan Margo Utomo di kawasan Tugu Pal Putih, Malioboro, Keraton Yogyakarta, hingga ke Panggung Krapyak.
Saat ini draft perwal tentang moratorium hotel tengah digodok.
Moratorium ini diberlakukan setelah adanya kajian kecukupan populasi hotel di sekitar core zone yang saat ini dinilai sudah mencukupi.
Di kawasan core zone maksimal ketinggian hotel hanya 12 meter dan di buffer zone bisa sampai 24 meter.
Moratorium ini berlaku untuk semua jenis hotel termasuk Bintang 4 dan 5. Aturan tersebut berbeda dengan moratorium yang dilakukan Pemkot Jogja pada 2020 lalu melalui Perwal Jogja No. 150/2020 tentang Perubahan Kedua Atas Perwal Jogja No. 85/2018 tentang Pengendalian Pembangunan Hotel.
Baca Juga: Hotel INNSIDE by Melia Yogyakarta Rayakan Anniversary Ke-8 dengan Semangat Baru Bersama GM Baru
Dalam perwal yang lama tersebut, hotel Bintang 4 dan 5 masih diperbolehkan didirikan.
Sementara pada perwal yang baru nantinya semua hotel tidak diperbolehkan untuk dibangun, namun dengan cakupan yang lebih spesifik yakni di core zone Sumbu Filosofi.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Purbaya Dicopot Pas Lagi Rapat RAPBN, Akademisi UMY Soroti Etika dan Kepatutan Penguasa
-
Menjemput Rezeki dari Balik Layar Gadget hingga Ujung Canting, Kisah Difabel Bertahan Hidup di Jogja
-
PORTA by Ambarrukmo Hadirkan Pameran Eksperimental Photography "Somewhere Blue" by Nia Nanoka
-
Dari Olahraga untuk Negeri, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia