Jika masyarakat mendapati modus-modus penipuan tersebut, Suryo bilang cukup untuk diabaikan saja.
"Cukup abaikan telpon atau wa untuk anjuran aktivasi IKD. Jangan melakukan klik tautan dari pihak penelpon tadi," ujarnya.
Jika masih ragu, masyarakat bisa mencari informasi atau konfirmasi ke kalurahan maupun Disdukcapil langsung.
Pihaknya mengimbau masyarakat untun senantiasa menyimpan data pribadi secara aman.
"Simpan dengan baik data-data pribadi karena rentan digunakan pihak tidak bertanggungjawab untuk penipuan," tegasnya.
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menjaga data agar tidak disalahgunakan pihak tak bertanggungjawab.
1. Gunakan Kata Sandi yang Kuat dan Berbeda
Gunakan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol.
Jangan gunakan tanggal lahir atau nama yang mudah ditebak.
Gunakan pengelola kata sandi (password manager) untuk menyimpan dan mengelola semua akun.
Baca Juga: Sleman Percepat Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Seluruh Kalurahan, Dua jadi Pilot Project
2. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah (Two-Factor Authentication)
Fitur ini menambah lapisan keamanan saat login ke media sosial dan aplikasi layanan pemerintahan seperti mySAPK, Dukcapil, atau M-Paspor.
Gunakan aplikasi autentikator seperti Google Authenticator atau SMS OTP.
3. Waspadai Penipuan Berkedok Layanan Pemerintah
Jangan mudah percaya jika menerima pesan atau telepon yang mengatasnamakan instansi seperti Dukcapil, BPS, atau Kementerian.
Cek ulang ke situs atau kontak resmi instansi yang bersangkutan.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Detik-detik Mencekam Kebakaran Kantor Kas BPD DIY di Jogja: Ledakan Trafo Diduga Jadi Pemicu
-
Jelang Tuntutan Kasus Hibah Sleman, Pertanyaan Majelis Hakim Soroti Risiko Kriminalisasi Kebijakan
-
XL ULTRA 5G+ Raih Sertifikasi Ookla, Bukti Performa Jaringan Diakui Dunia
-
Syukuran Satu Danantara, Cermin Semangat BUMN Bergerak dalam Satu Langkah
-
Antisipasi Nuthuk Harga dan Penimbunan Pangan, DPRD Kota Yogyakarta Minta Pemkot Perketat Pengawasan