"Prosedurnya tidak terlalu rumit, kita sederhanakan saja. Tidak ndakik-ndakik karena ini fungsinya emergensi," imbuhnya.
Ke depan, Pemkab Temanggung berencana untuk memiliki rumah singgah milik sendiri. Namun saat ini koordinasi lintas sektor pun tengah dilakukan, termasuk dengan RSUD untuk menyiapkan fasilitas kesehatan dasar yang ada di rumah singgah ini.
"Ya nanti [fasilitas] dilengkapi. Mungkin salah satu di antaranya adalah tabung oksigen," tandasnya.
Sementara itu, Wingit Ramadan, mahasiswa asal Temanggung yang kini kuliah di UPN Yogyakarta, menyambut baik inisiatif ini. Menurut dia rumah singgah ini menjadi jawaban atas keresahan warga Temanggung yang cukup banyak berada di Jogja selama ini.
"Rumah singgah ini merupakan suatu jawaban dari keresahan dari masyarakat Temanggung, kebingungan teman-teman di Temanggung, mungkin ada kendala, permasalahan di Jogja, bingung mau ke mana. Jadi salah satu solusi bisa di rumah singgah ini," ucap Wingit.
Wingit bersama rekan-rekan mahasiswa Temanggung di Jogja pun siap terlibat membantu dalam operasional rumah singgah. Ia berharap tempat ini bisa menjadi ruang aman dan bermanfaat bagi banyak orang.
Tidak hanya bagi pasien rujukan, tapi juga bagi warga Temanggung yang sedang menempuh pendidikan atau menghadapi kesulitan mendadak di perantauan.
"Teman-teman mahasiswa siap membantu dalam hal apapun, termasuk mungkin operasional rumah singgah, nanti bisa koordinasi lagi," ujar dia.
Baca Juga: Dulu Rekrut Anggota JAD, Kini Bantu Jahit Baju: Kisah Penebusan Dosa Seorang Mantan Napi Teroris
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
RPH Giwangan Siapkan Kuota 465 Hewan Kurban, Pemkot Yogya Larang Keras Panitia Cuci Jeroan di Sungai
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Imigrasi Yogyakarta Kembali Gagalkan Keberangkatan 3 Pria Diduga Jemaah Haji Non-Prosedural
-
Jangan Asal Perluas! Pemda DIY Tuntut Sistem MBG Dibenahi Total Sebelum Masuk Kampus
-
Usulan Pahlawan Nasional Sultan HB II Menanti Persetujuan Keraton Yogyakarta hingga Presiden Prabowo