SuaraJogja.id - Pembangunan jalan Tol Solo-Jogja Paket 1.2 Klaten-Purwomartani terus berprogres. Kekinian jalan bebas hambatan itu telah mencapai pada kisaran 84 persen.
"Secara kumulatif realisasi progres pembangunan Tol Solo-Jogja paket 1.2 Klaten-Purwomartani mencapai 84 persen," kata Humas PT Adhi Karya Proyek Tol Solo-Jogja Seksi 1 Paket 1.2, Agung Murhandjanto pada Kamis (26/6/2025).
Tidak hanya dari sisi pembangunan fisik saja yang mengalami progres.
Menilik aspek pengadaan lahan, Agung bilang untuk proyek di Tol Solo-Jogja Paket 1.2 Klaten-Purwomartani itu hampir rampung.
Dalam artian, semua lahan yang akan digunakan dalam pembangunan jalan tol itu segera bisa dimanfaatkan sepenuhnya. Total lahan yang sudah bebas pada paket ini mencapai 99,15 persen.
"Realisasi lahan bebas pada proyek Tol Solo-Jogja paket 1.2 mencapai 99,15 persen, sisa 0,85 persen," tuturnya.
Agung memaparkan bahwa proyek Tol Solo-Jogja terdiri dari dua parsial atau segmen.
Segmen pertama yakni Klaten-Prambanan kini penggarapannya sudah selesai.
Kemudian ada yang kedua yakni segmen Prambanan-Purwomartani. Saat ini penggarapannya masih berproses dengan capaian 84 persen.
Baca Juga: Proyek Tol Jogja-Solo: Penambahan Lahan 581 Bidang di Sleman dan Progres Konstruksi Sentuh 60 Persen
Angka itu merupakan jumlah kumulatif progres pembangunan proyek Tol Solo-Jogja Paket 1.2 yang mencakup dua segmen tersebut.
Diungkapkan Agung, untuk segmen Prambanan-Purwomartani sekarang sudah memasuki tahap pengecoran rigid pavement atau pengecoran jalan tol.
"Segmen Prambanan-Purwomartani sedang pekerjaan pengecoran rigid main road," ucapnya.
Adapun, ruas Tol Solo-Jogja Paket 1.2 Klaten-Purwomartani memiliki panjang 20 kilometer.
Ruas ini memiliki jumlah lajur 2x2 di tahap awal dan 2x3 di tahap akhir.
Jalan bebas hambatan ini digarap dengan jenis perkerasan kaku atau rigid. Selain itu paket 1.2 memiliki lebar lajur 3,6 meter dengan rencana dua buah simpang susun pada paket ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Diguyur Hujan, Ratusan Mahasiswa dan Elemen Sipil Padati Gejayan Gelar Seruan Bersama
-
IHR: Piala Paku Alam 2026 Akan Digelar di Yogyakarta, Hadirkan Kemeriahan Pesta Karnaval
-
IHR: Piala Paku Alam 2026 Siap Digelar di Yogyakarta, Hadirkan Kemeriahan Pesta Karnaval
-
PTN Masih Ngeyel Buka Jalur Mandiri, PTS di Jogja Terancam Tutup Prodi
-
BRI Umumkan Buyback Saham Hingga Rp500 Miliar Sesuai Ketentuan OJK