Namun usai peristiwa ini, belum ada keputusan yang dibuat dari pihak keluarga khususnya terkait pendidikan anak-anak Daru.
"Ya itu [sekolah anak-anak] masih dibicarakan. Mengingat kejadian ini kan otomatis sudut pandang kita itu kan berubah ya. Nah, saya belum ngomong sih sama Pita-nya sendiri juga, yang penting pemulihan dulu lah gitu sampai situasinya cukup enak gitu," terangnya.
Beli Baju di Grand Indonesia untuk Persiapan ke Finlandia
Bagus membenarkan bahwa Daru sempat ke mal Grand Indonesia (GI) untuk membeli sejumlah baju dan perlengkapan lain sebelum keberangkatan ke Finlandia.
Di saat itu lah komunikasi terakhir Daru dan istrinya berlangsung.
"Jadi yang saya tahu, Daru itu jam 21.00 WIB malam masih antri taksi mau pulang ke kosan dari belanja baju di GI karena barang-barangnya kan sudah dipack semua ya, bisa jadi bajunya sudah di dalam koper," ucapnya.
"Iya [belanja] untuk keperluan ke Helsinki. Jadi dia masih melengkapilah kekurangan-kekurangan baju, dasi, atau apa gitu," imbuhnya.
Disampaikan Bagus, saat itu Daru sempat berkomunikasi dengan sang istri.
"Saya nggak terlalu recall [komunikasi malam itu] kalau itu seingat saya foto sih, karena kan mungkin di keramaian ya," tuturnya.
Baca Juga: Keluarga Diplomat Arya Daru Percaya Penuh Polisi & Kemlu, Tapi Minta Satu Hal Ini dari Publik
Namun, diceritakan Bagus, sang istri menyebut sempat melakukan video call dengan Daru.
"Tapi waktu belanja itu yang seingat saya dari ceritanya Pita, itu Daru masih video call ngasih lihat 'ini bagus nggak celananya, bajunya pas nggak,' gitu," tandasnya.
Namun saat itu, Bagus bilang sang istri tak menaruh kecurigaan apapun.
"Ngga ada [yang mencurigakan], enggak ada. Normal-normal saja," ujarnya.
Usai berbelanja itu, kata Bagus, Daru kemudian hendak pulang dengan menggunakan taksi.
"Nah dia masih antri taksi. Dia sempat kok ngomong sama pita itu, istri almarhum. 'Wah enak ya kalau masih ada mobil gitu, bisa langsung pulang nggak perlu antri taksi,' gitu," terangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
KKN Jadi Ajang Kekerasan Seksual, Kampus Ancam DO Mahasiswa Pelaku Kejahatan
-
Praperadilan Dikabulkan, Penetapan Tersangka Raudi Akmal Dinyatakan Cacat Hukum
-
Dorong Ekonomi, Volume Transaksi Merchant BRI Raih Rp67,9 Triliun
-
Siswa Non Muslim di Jogja Diperlakukan Diskriminatif Saat Pelajaran Agama, Tak Punya Ruangan Tetap
-
Perry Warjiyo Mundur dari Bank Indonesia, Ekonom Sebut Tekanan Rupiah Bakal Membesar