Masyarakat Bisa Lapor Langsung atau Lewat Sistem Pengaduan Online
Warga yang merasa masih berhak atas layanan PBI JKN namun dicoret dari daftar peserta, diminta segera melapor.
Selain secara langsung ke kantor Dinsos kabupaten/kota, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan pengaduan daring (online) yang tersedia di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi.
"Ada sistem pengaduan di kabupaten/kota, juga di provinsi. Jika tidak bisa lewat daerah, bisa juga melalui sistem pengaduan provinsi. Nanti akan kami koordinasikan," jelas Endang.
Ia menegaskan pentingnya respons cepat terhadap persoalan ini, mengingat akses layanan kesehatan bagi warga miskin sangat vital dan tidak bisa ditunda.
"Kami minta ini segera ditangani. Karena kalau sakit, tidak bisa menunggu," tegasnya.
Rincihan Wilayah Pencoretan Peserta PBI JKN di DIY
Pencoretan 57.343 peserta PBI JKN terjadi di lima wilayah kabupaten/kota di DIY dengan rincian sebagai berikut. Kabupaten Gunungkidul terdapat 18.920 jiwa.
Sementara Kabupaten Sleman ada 14.792 jiwa, untuk Kabupaten Bantul terdapat 13.364 jiwa.
Baca Juga: 'Proyek Coba-Coba?' Sekolah Rakyat Yogyakarta Tuai Kritik, DPRD DIY Ungkap Kekurangan Fatal
Di Kabupaten Kulon Progo tercatat 6.619 jiwa, dan
Kota Yogyakarta tercoret 3.648 jiwa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Potret Rumah Eko Patrio Seharga Rp150 Miliar, Ada Rooftop Pool di Lantai 4
- Rumah Ahmad Sahroni Dijarah Massa, Bocah Pamer dapat Jam Tangan Rp 11 Miliar
- Breaking News: Rumah Ahmad Sahroni Dirusak Massa, Barang-Barang Dijarah
- Kronologi Penangkapan Mahasiswa Unri Khariq Anhar di Jakarta
- Rumah Sahroni Digeruduk, Nilai SMP Dibongkar! Karma 'Orang Tolol Sedunia'?
Pilihan
-
Detik-detik Sandy Walsh Cetak Gol Perdana di Buriram United
-
Persib Los Galaticos: Selain Eliano Reijnders, Maung Bandung Rekrut Striker Prancis
-
Durasi Kontrak Eliano Reijnders di Persib Bandung, Resmi Jadi Bagian Skuad Pangeran Biru
-
Selamat Tinggal Calvin Verdonk, Perpisahan Lawan Klub Justin Hubner Besok
-
Calvin Verdonk Resmi ke Ligue 1, Gabung LOSC Lille dari NEC Nijmegen
Terkini
-
Polisi Ungkap Kronologi Pecahnya Demo Minggu Dini Hari: Massa Bawa Batu hingga Molotov
-
'Tubuhnya Penuh Luka...' Ayah Mahasiswa Amikom yang Tewas Usai Demo di Jogja Ungkap Kejanggalan
-
Tragis! Mahasiswa Amikom Meninggal Usai Ikut Aksi Unjuk Rasa, Kampus Berharap Penjelasan Polda DIY
-
Kampus Yogyakarta Geram! Pemerintah Dinilai Lambat Tangani Demo Anarkis, Korban Berjatuhan
-
Arahan Sultan Pasca Ricuh: Kurangi Seremoni, Pejabat Utamakan Empati, Jaga Daerah dari Instabilitas