Bangunan ini juga akan terhubung langsung dengan Pasar Beringharjo.
Dua akses akan disiapkan, yakni dari Jalan Ketandan dan menuju area dalam pasar.
"Tujuannya agar konektivitas antara area parkir dan Pasar Beringharjo bisa lebih maksimal. Jadi pengguna kendaraan, baik mobil maupun motor, bisa langsung mengakses area pasar tanpa hambatan," ungkapnya.
Pelaksanaan tahap kedua sendiri dijadwalkan berlangsung pada tahun 2026.
Namun hal ini masih bergantung pada ketersediaan anggaran pemerintah daerah.
"Tahap kedua akan kami lanjutkan pada 2026, tentu menyesuaikan dengan ketersediaan dana. Jadi pelaksanaannya akan sangat bergantung pada penganggaran tahun depan," paparnya.
Agnes menambahkan selama masa pembangunan tahap pertama berlangsung, area parkir di Ketandan ditutup untuk umum.
Hal itu dilakukan dengan alasan keamanan dan keselamatan pengguna.
"Lokasi akan tetap ditutup hingga proyek tahap pertama rampung, yakni sekitar akhir tahun ini," imbuhnya.
Baca Juga: Wali Murid Menjerit, Pungutan Seragam MAN di DIY Tembus Rp 1,8 Juta, ORI Investigasi
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
Terkini
-
Cekcok dengan Tetangga hingga Persoalan Warisan di Desa Masih Dominasi Masalah Hukum di DIY
-
Hakim Cecar Raudi Akmal soal Pengaruh Anak Bupati di Kasus Dugaan Korupsi Pariwisata Sleman
-
Raudi Akmal: Informasi Hibah Pariwisata Disampaikan Langsung oleh Sekda
-
Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
-
3 Saksi Dihadirkan dalam Sidang Lanjutan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman, Ada Raudi Akmal