Pernyataan ini diperkuat dengan adanya artikel yang mengindikasikan bahwa Bahlil pernah menyatakan "SPBU Asing Wajib Kerja Sama Pertamina: Ini Soal Hajat Hidup Orang Banyak", yang semakin memperkuat persepsi adanya mandat bagi SPBU asing untuk bergantung pada Pertamina.
Pandangan ini memicu dugaan monopoli.
Seharusnya, Shell, sebagai perusahaan swasta global, memiliki kemampuan untuk melakukan komunikasi dan pengadaan BBM dari pengelola minyak di luar tanpa harus melalui Pertamina.
Isu "impor BBM satu pintu" melalui Pertamina juga sempat dikaji oleh Kantor Staf Presiden (KSP) dan dikhawatirkan oleh ekonom UGM berpotensi mematikan SPBU swasta.
Situasi ini menyoroti kompleksitas pasar energi di Indonesia, di mana SPBU swasta dihadapkan pada tantangan besar dalam mendapatkan pasokan BBM, dengan "saran" untuk bekerja sama dengan Pertamina yang memunculkan pertanyaan tentang persaingan sehat dan potensi dominasi BUMN dalam sektor yang krusial bagi hajat hidup orang banyak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
DIY Masuk Periode Kekeringan Berkepanjangan, Tiga Kabupaten Dibayangi Kebakaran
-
Raih Ekstra 27.000 GarudaMiles dari Transaksi dengan BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas
-
Kemarau Diprediksi hingga Desember, Kulon Progo Perpanjang Siaga Kekeringan
-
Cara PIMPASA Imigrasi Yogyakarta Cegah Perdagangan Orang Lewat Pangan dan Wayang
-
Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja