Masyarakat juga perlu memastikan atap rumah dalam kondisi kokoh agar tidak rusak diterpa hujan lebat.
Bagi warga yang tinggal di daerah perbukitan atau dekat tebing, kewaspadaan terhadap potensi longsor harus ditingkatkan.
"Waspada potensi tanah longsor dengan memperhatikan retakan tanah atau tanda-tanda pergerakan tanah," tandas Nur Hidayat.
BPBD juga menekankan pentingnya mengamankan dokumen-dokumen penting di tempat yang tidak hanya aman dari air tetapi juga mudah dijangkau untuk evakuasi sewaktu-waktu.
Peran aktif Kampung Tangguh Bencana (KTB) dan relawan di tingkat kelurahan didorong untuk menyiapkan jalur evakuasi dan titik kumpul darurat.
Warga diimbau untuk selalu memantau informasi cuaca resmi dari BMKG dan BPBD serta tidak mudah percaya atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Untuk layanan darurat dan informasi, masyarakat dapat menghubungi call center BPBD Kota Yogyakarta di nomor +62 811-2828-911.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
BRI Dorong Lingkungan Bersih lewat Program CSR Bersih-Bersih Pantai di Bali
-
Babak Baru Rampasan Geger Sepehi 1812: Trah Sultan HB II Tegas Ambil Langkah Hukum Internasional
-
Misteri Terkuak! Kerangka Manusia di Rumah Kosong Gamping Sleman Ternyata Mantan Suami Pemilik Rumah
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang DIY: 40 Warga Dirawat Medis, Kerusakan Terkonsentrasi di Bantul