- Isu Kepala BRIN akan di-reshuffle semakin menguat
- Laksana Tri Handoko tak terlalu pusing memikirkan isu tersebut
- Hingga kini semua program riset masih berjalan lancar di bawah kepemimpinannya
SuaraJogja.id - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko menanggapi santai ketika disinggung soal kemungkinan reshuffle yang belakangan mencuat ke publik.
Ia menegaskan, urusan tersebut bukan wewenangnya.
"Wah, kalau itu tanya yang mau reshuffle dong," kata Tri saat ditemui di UGM, Rabu (1/10/2025).
Meski demikian, ia mengaku tidak bisa memastikan masa jabatannya di BRIN.
Tri menyebut dirinya sudah cukup lama menduduki kursi pimpinan lembaga tersebut.
"Enggak tahu. Saya kan sudah lama juga," ucapnya singkat.
Terlepas dari isu pergantian tersebut atau situasi politik yang berkembang, Tri memastikan tetap akan melaksanakan tugas seoptimal mungkin.
"Oh iya selama ini saya kan masih harus wajib untuk melaksanakan apapun ya, gitu. Sebagai pimpinan K/L ya yang ditugaskan presiden," tandasnya.
Lebih jauh, Tri menyampaikan kondisi anggaran BRIN tahun depan justru diproyeksikan kembali normal setelah sebelumnya mengalami penyesuaian.
Baca Juga: Teknologi Kertas Ajaib? BRIN Garap Test Kit Makanan Basi untuk Makan Bergizi Gratis
"Kalau BRIN InsyaAllah tahun depan anggaran kami sudah malah kembali normal ya. Karena kami kemarin mendapatkan alokasi tambahan, ya," ungkapnya.
Dengan normalisasi anggaran tersebut, pihaknya memastikan kegiatan riset tidak akan terganggu.
Bahkan saat periode efisiensi, BRIN tetap menjaga agar program penelitian tetap berjalan.
"Enggak ada, enggak ada [riset tertunda]. Kemarin pun juga enggak ada penelitian yang tertunda ya. Karena waktu efisiensi kan yang kami efisiensikan biaya operasional dan manajemen, bukan biaya risetnya, ya," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Bedak Marcks Bisa Buat Apa Aja? Ini 3 Kegunaannya untuk Rawat Kulit Wajah
- 4 Body Lotion Malam untuk Mencerahkan dan Melembapkan, Bikin Kulit Lebih Glowing
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Untuk Kedua Kalinya, SMPN 3 Panggang Jadi Lokasi Program Beasiswa dan Bantuan Pendidikan
-
Rp1,17 Miliar untuk Poles Fasad Malioboro, Sejarah dan Ekonomi Warga Diklaim Tak Tersisih
-
Duit Sudah Disetor, Perekrut Menghilang, Calon Pekerja Migran di DIY Jadi Korban
-
Konsumsi Ayam dan Telur RI Masih Terendah di ASEAN, Ini Penyebab Utama Peternak Menjerit
-
Inklusi Keuangan DIY Capai 98,74 Persen, OJK Waspadai Gap Literasi Masyarakat