- Clara Sumarwati, pendaki legendaris Indonesia penakluk Everest, wafat pada Kamis (2/10/2025).
- Clara tutup usia 60 tahun, penyebabnya komplikasi gula darah dan ginjal hingga akhirnya kolaps.
- Clara dikenang sebagai perempuan Asia Tenggara pertama yang mencapai puncak Everest tahun 1996.
SuaraJogja.id - Sosok legendaris pendaki gunung dari Indonesia yang pertama kali menapaki puncak Everest, Clara Sumarwati berpulang pada Kamis (2/10/2025) sore.
Clara menghembuskan napas terakhir di usia 60 tahun.
Kabar duka ini langsung dikonfirmasi oleh sang kakak, Rita Heru Setyatini. Ia menyampaikan bahwa Clara meninggal dunia pada Kamis sore tadi.
"Benar, meninggal tadi jam 16.10 dikarenakan gulanya naik, ginjal, terus kolaps," kata Rita saat dihubungi.
Disampaikan Rita, prosesi pemakaman akan digelar pada Jumat (3/10/2025) esok siang.
"Pemakamannya besok, jam 11 pemberkatannya," tuturnya.
Adapun Clara lahir dan besar di Yogyakarta. Ia dikenang sebagai pendaki pertama asal Indonesia yang sukses menaklukkan puncak tertinggi dunia, Gunung Everest.
Lebih dari itu, Clara juga tercatat sebagai perempuan Asia Tenggara pertama yang berhasil mencapai atap dunia di Himalaya tersebut.
Momen bersejarah itu terjadi pada 26 September 1996 silam, ketika ia resmi menjejakkan kaki di puncak Everest.
Baca Juga: Warga Sleman Cemas, Masjid & Pesantren di Tanah Wakaf Terancam Tol, Bagaimana Solusinya?
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
Prambanan Shiva Festival: Ketika 1.008 Dipa Menyatukan Spiritualitas, Budaya, dan Pariwisata Global
-
Siaga di Parangtritis, SAR Antisipasi Lonjakan Wisawatan Padusan Jelang Ramadan 2026
-
Prioritaskan Pedagang dari Warga Lokal, Ratusan Lapak Siap Meriahkan Kampung Ramadan Jogokariyan
-
37 Ribu Penonton Hadiri IHR Jateng Derby 2026, Musisi Ndarboy Kaget Karena Dua Hal Ini
-
BRI Buka Desa BRILiaN 2026, Target 6.000 Desa Berdaya