- Zat radioaktif Cesium-137 ditemukan di Cikande, Serang, Banten, ancam warga hingga 30 tahun.
- Pakar Fisika UGM sebut radiasi gamma dari Cesium-137 sangat berbahaya dan tak kasat mata.
- Pemerintah melalui KLH siapkan evakuasi terbatas bagi warga di zona merah paparan tertinggi.
Pemerintah Siapkan Evakuasi Terbatas
Menyikapi situasi darurat ini, pemerintah bergerak cepat. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) telah menyiapkan langkah kontingensi, termasuk merelokasi sementara warga yang tinggal di titik paling rawan.
Keputusan ini diambil berdasarkan rekomendasi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten).
Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, menyatakan keselamatan warga adalah prioritas nomor satu. Proses dekontaminasi memerlukan waktu, dan selama itu, area terpapar harus steril dari aktivitas manusia.
"Memang kita harus lokalisir masyarakat, dilakukan pemindahan dulu sampai dekontaminasinya selesai dilakukan," ujar Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq di Kabupaten Serang, Selasa (7/10/2025).
Meski demikian, Hanif memastikan evakuasi tidak akan dilakukan secara massal. Prioritas utama adalah warga yang bermukim di dalam zona merah, area dengan tingkat paparan radiasi tertinggi yang telah dipetakan oleh tim ahli.
"Tidak semuanya, hanya beberapa rumah yang diperlukan itu untuk dikosongkan," ujarnya.
Untuk memastikan keamanan bersama, akses menuju area terdampak akan diawasi dan dibatasi secara ketat. Ini dilakukan untuk mencegah warga sipil yang tidak berkepentingan memasuki lokasi berbahaya hingga dinyatakan aman.
"Kita akan batasi gerakan orang di wilayah ini," tandasnya.
Baca Juga: Udang Beku Radioaktif: Cikande Ditetapkan Kejadian Khusus, BRIN Minta Masyarakat Tenang
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Tegaskan Indonesia Bukan Jalur Agresi, Pemerintah Didesak Tolak Akses Bebas Pesawat Militer AS
-
Jatah WFH ASN Jogja Hari Rabu, Pemda DIY Tak Mau Jumat: Biar Nggak Bablas Liburan!
-
Berani Lawan Arus, Komunitas Petani Punk Gunungkidul Siap Manfaatkan AI untuk Sokong Program MBG
-
Holding UMi Tancap Gas: 34,5 Juta Debitur Terjangkau, 1,4 Juta Nasabah Naik Kelas
-
Geger Temuan Mayat dalam Mobil BRV di Sleman, Korban Sempat Hilang Kontak Selama Satu Bulan