- Pencurian dengan membawa pistol mainan viral di media sosial beberapa waktu lalu
- Pelaku mengincar counter handphone di Jogja dengan berbagai modus bertanya
- Tak hanya sekali, pelaku sudah melancarkan di empat lokasi berbeda
SuaraJogja.id - Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta Kompol Riski Adrian mengungkap bahwa pelaku pencurian dengan pistol mainan di Wirobrajan, Kota Yogyakarta lalu sempat beraksi di 4 lokasi.
"Jadi yang berhasil [mencuri] 2 titik. Satu lagi di Godean [Sleman]," kata Adrian saat dikonfirmasi, Senin (13/10/2025).
Adapun dua pelaku yang ditangkap itu berinisial AG (27), warga Pakuncen, Wirobrajan dan RP (33), warga asal Semarang yang tinggal di kawasan Klitren, Gondokusuman.
Disampaikan Adrian, pelaku berhasil menggasak uang di sebuah konter handphone di wilayah Godean.
Ia mengungkap memang para pelaku menarget konter-konter hp.
"Modusnya [menarget] konter HP yang jaganya perempuan," ucapnya.
Namun pada dua titik aksi lain, Adrian bilang, para pelaku tak mengeluarkan pistol mainan.
"Hanya baru dipantau [dua lokasi lain], jarena menurut pelaku penjaganya sigap dan ramai," tuturnya.
Pencurian dengan Pistol Plastik Mainan
Baca Juga: Waspada Pestisida, Strategi Yogyakarta Jamin Pangan Aman Bebas Bahan Berbahaya
Sebelumnya diberitakan, Satreskrim Polresta Yogyakarta mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi di sebuah konter handphone di kawasan Wirobrajan.
Dua pelaku sempat menggunakan pistol mainan saat melakukan aksinya.
Ps Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Iptu Gandung Harjunadi, menuturkan bahwa peristiwa itu terjadi di Konter Handphone Prista Cell, Jalan Kresna Nomor 10, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, pada Sabtu (11/10/2025) siang sekitar pukul 14.42 WIB.
Dua pelaku datang berboncengan dengan motor Honda Scoopy warna cokelat ke konter tersebut.
Satu orang turun dan berpura-pura menanyakan headset bluetooth kepada karyawan.
Menurut keterangan saksi, korban sempat mencoba mempertahankan ponselnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat