Eka Noviana, Dosen Farmasi UGM yang Masuk Daftar Top 2 persen Ilmuwan Berpengaruh Dunia. (dok.Istimewa)
Baca 10 detik
- Ilmuwan UGM kembali menunjukkan perannya di bidang Sains dunia
- Eka Noviana berhasil mendeteksi bahan berbahaya dari sebuah kertas
- Riset yang ia kerjakan bukan hanya tentang kemudahan penggunaan, tetapi juga tentang keberlanjutan
"Kita kembangkan dengan alat sederhana. Meskipun begitu, penelitian ini tetap bisa berdampak dan bermanfaat bagi masyarakat," tuturnya.
Menurut Eka, penghargaan tersebut bukan menjadi akhir dari perjalanan melainkan pemicu untuk terus berkarya.
Bagi Eka, sains bukan sekadar bidang studi, tetapi cara untuk memahami dan memperbaiki kehidupan.
Oleh sebab itu, ia berharap semakin banyak anak muda yang berani menekuni dunia penelitian.
Ia menambahkan, kunci utama dalam memilih bidang keilmuan yang tepat adalah mengenali minat diri sejak awal.
"Supaya tidak salah jurusan, kenali dulu apa yang benar-benar kita suka. Bertanya ke orang yang dipercaya untuk punya gambaran yang lebih nyata," ujar dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Optimistis terhadap BBRI, JPMorgan Tingkatkan Rekomendasi Saham Jadi Overweight
-
Bayar Rp100 Ribu, Ratusan Siswa di Jogja jadi Korban Tes TOEFL, Dana Bakal Dikembalikan
-
Perangi Scam dan Judi Online, BRI Dukung Penguatan Ekosistem Keuangan Digital yang Aman
-
Lindungi Siswa dari Intimidasi, Disdikpora DIY Perketat Akses Pihak Ketiga ke Sekolah
-
Masih Ada Praktik Jual Seragam, Disdikpora DIY Tegaskan Sekolah Negeri Tak Boleh Berbisnis