- Vasektomi di Sleman diminati pada 2025
- Kuota di tahun ini dilaporkan habis dan tahun 2026 akan ditambah untuk 25 orang calon akseptor
- Program KB di Indonesia terus digencarkan
SuaraJogja.id - Antusiasme pria di Kabupaten Sleman untuk ikut program Keluarga Berencana (KB) lewat vasektomi meningkat tajam pada 2025.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman bahkan mencatat kuota layanan vasektomi tahun ini telah habis sejak Agustus kemarin.
Walaupun memang program tersebut di Bumi Sembada hanya mendapat kuota 15 akseptor dalam setahun.
Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Sleman, Dwi Wiharyanti, mengatakan program vasektomi di Sleman dibiayai melalui dana Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB).
"Untuk tahun ini kita untuk penggerakan dan pelayanan KB itu ditarget hanya 15 aseptor saja," kata Dwi, saat ditemui, Kamis (16/10/2025).
Diungkapkan Dwi, kesadaran warga untuk melakukan KB dengan vasektomi itu sudah meningkat.
Pasalnya seluruh kuota tersebut sudah terpenuhi bahkan sebelum akhir tahun.
"Itu [kuota 2025] sudah habis bulan Agustus. Kita juga diluar dugaan. Ternyata sudah ada kesadaran dari para pria untuk ikut KB," ungkapnya.
Ia menyebut masih ada sekitar 10 orang lain sudah antre untuk tahun 2026.
Baca Juga: Sleman Porak-Poranda: 8 Luka-Luka Akibat Hujan Angin, Joglo Kos Roboh
"Sudah ada beberapa yang inden, nanti bisanya di tahun 2026," imbuhnya.
Dwi menjelaskan, layanan vasektomi bagi warga Sleman dilaksanakan di RSUP Dr. Sardjito.
Selain gratis, peserta juga mendapat insentif sebesar Rp1 juta sebagai bentuk penghargaan dari program Jaring Pengaman Sosial (JPS) daerah.
"Jadi yang KTP-nya Kabupaten Sleman bisa dapat reward Rp1 juta itu dari dana jaring pengaman sosial," tuturnya.
Ada pun pelayanan vasektomi memiliki beberapa persyaratan mulai dari peserta harus sudah menikah, memiliki lebih dari dua anak, dan usia istrinya di atas 35 tahun.
"Kalau [usia] masih di bawah itu, nanti ada penilaian khusus," ucapnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius
-
Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan
-
Anggaran Minim, BPBD DIY Geser Alokasi Atasi Bencana di Jogja
-
Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh