- Vasektomi di Sleman diminati pada 2025
- Kuota di tahun ini dilaporkan habis dan tahun 2026 akan ditambah untuk 25 orang calon akseptor
- Program KB di Indonesia terus digencarkan
Program ini, kata Dwi, ditujukan terutama bagi keluarga yang tidak memungkinkan sang istri menggunakan alat kontrasepsi sebab berbagai alasan kesehatan.
Meski tindakan vasektomi bersifat permanen, Dwi mengatakan masih ada opsi untuk mengembalikannya lewat prosedur rekanalisasi vasektomi.
"Namun, itu bukan tanggungan pemerintah. Jadi harus membayar sendiri," ujarnya.
Dwi menambahkan bahwa saat ini pihaknya tengah berupaya memasukkan biaya tes sperma pasca-vasektomi agar bisa dibiayai pemerintah.
Menurutnya, pemeriksaan sperma penting agar peserta yakin bahwa prosedur sudah efektif dan tidak berisiko kehamilan.
Untuk tahun depan, DP3AP2KB Sleman berencana menaikkan target atau kuota layanan vasektomi tahun depan menjadi 25 peserta.
"Kita pengajuan kemarin malah minta [kuota] 25. Mudah-mudahan bisa disetujui," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Ekuitas BRI Mencapai Rp330,9 Triliun di Tengah Pembagian Dividen
-
Peringatan 20 Tahun Gempa Jogja: Menyiapkan Generasi Muda Menghadapi Ancaman Bencana Alam
-
Diseret ke Isu Lain, Kuasa Hukum Sri Purnomo: Tanpa Bukti di Sidang, Itu Bukan Fakta Hukum
-
Polresta Sleman Selidiki Teror Order Fiktif Ambulans dan Damkar, Nomor Pelaku Terdeteksi di Sumut
-
Ada Bahasa Isyarat di Balik Harumnya Tembakau, Kisah Perjuangan Difabel Menembus Dinding Stigma