Ilustrasi penambangan tanah. [ANTARA/Niko Panama]
Baca 10 detik
- Tambang di Kulon Progo mendapat protes warga
- Beberapa lokasi penambangan sudah dekat dengan kediaman warga dan berbahaya
- Warga mendesak pemerintah turun tangan
Akibatnya, aktivitas tambang dibiarkan begitu saja tanpa tindakan lanjutan.
"Kami tidak tahu harus mengadu ke siapa. Banyak warga yang akhirnya diam karena tidak paham prosedur dan takut salah langkah," ujar Munjid.
Meski demikian, Munjid berencana mengajukan laporan resmi, baik secara pribadi maupun bersama kelompok warga.
Ia menilai aktivitas tambang tanpa izin ini berpotensi menimbulkan dampak lingkungan jangka panjang dan membahayakan keselamatan warga sekitar.
"Analisis dampak lingkungan (AMDAL) pun sepertinya tidak ada. Tebing setinggi 10 meter itu dibiarkan tanpa penahan dan tanpa pondasi. Kalau hujan, tanah bisa longsor kapan saja," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
BRI Perluas QRIS Cross Border BRImo ke China, Transaksi Makin Praktis
-
Rekonstruksi 23 Adegan Kasus Little Aresha, Ketua Yayasan Diduga Beri Instruksi ke Pengasuh
-
Polisi Rekonstruksi Kasus Little Aresha, Orang Tua Minta 13 Tersangka Dihukum Berat
-
Tekanan Ekonomi Meningkat, Pemkot Yogyakarta Didorong Luncurkan KUR Daerah Bunga Hingga Nol Persen
-
Duh! Gara-gara Nilai Rupiah Anjlok, Target Pembangunan Infrastruktur DIY Terancam Meleset