- Pameran kesenian Biennale Jogja 2025 kembali digelar di tiga titik lokasi di antaranya Jogja dan Bantul
- Kegiatan dimulai pada 5 Oktober dan berakhir pada 20 November 2025
- Pameran ini juga menggandeng MTN dari Kemenbud untuk mengembangkan talenta muda di bidang kesenian
Kolaborasi MTN Lab dan Biennale Jogja: Pengembangan Talenta Seni Nasional
Menjelang pembukaan Babak II, Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya—program prioritas nasional di bawah Kementerian Kebudayaan—menggelar MTN Lab: Residensi Seni Rupa di Yogyakarta.
Kegiatan ini merupakan bagian dari skema pengembangan talenta dalam bidang seni budaya, dengan Yayasan Biennale Yogyakarta sebagai mitra pelaksana.
MTN Lab menjadi wadah bagi seniman muda untuk berkreasi dan mengembangkan karya melalui residensi, inkubasi, dan masterclass.
Tujuan utama program ini adalah menemukan dan mempromosikan talenta seni budaya Indonesia secara berkelanjutan, serta memperluas akses terhadap pasar dan jaringan seni, baik nasional maupun internasional.
Program residensi ini digelar secara intensif selama dua minggu (24 September–7 Oktober 2025), melibatkan 20 seniman dan 6 kurator dari berbagai daerah.
Selama program, peserta mengikuti berbagai kegiatan mulai dari kelas kreatif, kunjungan studio, hingga produksi pameran bersama.
Sebagai puncaknya, hasil karya para peserta akan dipamerkan di Ning Art Space dan Sangkasa Gallery, Bantul, menjadi bagian dari rangkaian besar Biennale Jogja 18: "KAWRUH – Tanah Lelaku".
Pameran ini diharapkan menjadi ruang pertemuan ide, refleksi, dan kolaborasi antara seniman muda dengan masyarakat.
Baca Juga: Seni Bertemu Data: Pameran 'Life Behind Data' Ungkap Fakta Mengejutkan tentang Indonesia di Jogja
Untuk diketahui ada sekitar 56 seniman yang akan menampilkan karyanya tersebut, baik dari tuan rumah sendiri, Indonesia dan negara lain.
Mulai dari seniman asal Taiwan, Vietnam, Malaysia, Jepang, Kaledonia Baru (Prancis), Inggris, Belanda, India, Arab dan juga Hong Kong.
Pameran Biennale Jogja 18 Babak II juga akan mementaskan wayang Purwa Padat Janur Anjartaka dengan dalang, Ki Gibran Kawipuja Permadi
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara
-
BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove
-
Kongres 3 Organisasi Kedokteran, Satukan Visi Hadapi Tantangan Penyakit Pencernaan dan Hati
-
GEMPAR Dorong Pasar Kebonagung Berkembang sebagai Destinasi Wisata Kuliner
-
Menjangkau yang Terpencil, Mantri BRI Layani Toraja Utara