- Anggaran TKD ke Bantul diprediksi terpangkas banyak
- Kominfo Bantul merasakan imbasnya
- Beberapa pengadaan barang untuk layanan masyarakat juga akan tertunda
SuaraJogja.id - Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Bantul, masih menunggu arahan resmi dari Pemerintah Kabupaten Bantul mengenai program yang terdampak efisiensi akibat pengurangan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) pada tahun 2026.
Kepala Dinas Kominfo Bantul, Bobot Ariffi Aidin, menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada kejelasan terkait program yang akan disesuaikan.
"Rapat terakhir masih membahas kondisi umum anggaran kabupaten secara keseluruhan. Untuk detail masing-masing OPD, termasuk Kominfo, kami masih menunggu arahan lebih lanjut," ujarnya dikutip Minggu (26/10/2025).
Bobot menyebutkan, APBD Bantul 2026 diperkirakan mengalami penurunan TKD cukup signifikan, yakni sekitar Rp156 miliar hingga Rp157 miliar dibandingkan tahun 2025.
Meski begitu, pihaknya belum menerima informasi apakah alokasi dana untuk Dinas Kominfo akan berkurang, tetap, atau bahkan bertambah.
"Sampai hari ini belum ada keputusan. Kami menunggu kebijakan dari Bupati dan Wakil Bupati Bantul," tambahnya.
Meski masih menunggu keputusan, Dinas Kominfo Bantul telah menyiapkan sejumlah program prioritas 2026, salah satunya adalah perluasan jaringan internet patriotik yang ditargetkan menjangkau seluruh kelurahan hingga sekolah-sekolah.
Selain itu, pihaknya juga mengusulkan penambahan kamera CCTV di beberapa titik strategis di wilayah Bantul.
Terkait kemungkinan adanya penyesuaian terhadap program strategis akibat efisiensi TKD, Bobot menyatakan pihaknya akan mengikuti kebijakan resmi pemerintah daerah.
Baca Juga: Bantul Lawan Kemiskinan Ekstrem: Bansos Pangan dan Alat Bantu Disabilitas Disalurkan
"Kita belum tahu kebijakannya seperti apa, jadi belum bisa berspekulasi. Nanti akan kami sampaikan setelah keputusan resmi keluar," kata dia. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Jeritan Hidup di Balik Asap Sate Malioboro: Kisah Kucing-kucingan PKL dan Dilema Perut yang Perih
-
7 Fakta Sidang Mahasiswa UNY Pembakar Tenda Polda DIY: Dari Pilox Hingga Jeritan Keadilan!
-
Pasar Murah di Yogyakarta Segera Kembali Hadir, Catat Tanggalnya!
-
Gempa Bumi Guncang Selatan Jawa, Pakar Geologi UGM Ungkap Penyebabnya
-
Kecelakaan Maut di Gamping, Pengendara Motor Tewas di Tempat Usai Hantam Truk