- Bantul salurkan bantuan pangan terhadap warga miskin
- Penyaluran dilakukan kepada 1.154 KPM
- Setiap penerima akan memiliki virtual account sebagai transparansi dan tak dipindahtangankan
SuaraJogja.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul, kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) pangan bagi warga yang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem.
Program bertajuk Sambung Pangan Warga Bantul ini menyasar 1.154 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di 16 kapanewon (kecamatan).
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bantul, Sukrisna Dwi Susanto, menjelaskan bahwa setiap KPM akan memperoleh bansos senilai Rp200 ribu yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok di warung pangan warga yang telah ditunjuk pemerintah.
Program ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bantul.
“Bantuan sembako senilai Rp200 ribu akan diberikan selama empat bulan, mulai September hingga Desember 2025, dengan tahap penyaluran pada Oktober dan November," ungkap Sukrisna dalam peluncuran program tersebut di Bantul, Kamis (23/10/2025).
Untuk memudahkan proses penyaluran, setiap penerima manfaat akan mendapatkan kartu virtual account yang berfungsi sebagai alat tukar saat mengambil bahan pangan di warung yang bekerja sama dengan pemerintah.
Selain bansos pangan, Pemkab Bantul juga menyalurkan alat bantu bagi penyandang disabilitas kepada 11 penerima manfaat.
Langkah ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mewujudkan Bantul yang inklusif dan setara bagi seluruh warganya.
Sementara itu, Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam proses pendataan, verifikasi, dan penyaluran bantuan.
Baca Juga: Sekolah Aman, Anak Nyaman: Bantul Latih Ribuan Guru Jadi Garda Terdepan Anti Kekerasan
Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, perangkat desa, dan masyarakat dalam menekan angka kemiskinan ekstrem di Bantul.
"Melalui semangat kebersamaan, mari kita jaga solidaritas sosial dan bergerak bersama untuk mewujudkan Bantul yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Piala Paku Alam 2026 Bangkitkan Tradisi Pacuan Kuda dengan Balutan Karnaval dan Hiburan Keluarga
-
Fete de la Musique 2026 Digelar di Yogyakarta, 5 Musisi Lokal Meriahkan Kolaborasi Indonesia-Prancis
-
Gejayan Dikepung Massa, Tuntut Penurunan Harga BBM Hingga Tolak MBG dan UU TNI/Polri
-
Diguyur Hujan, Ratusan Mahasiswa dan Elemen Sipil Padati Gejayan Gelar Seruan Bersama
-
IHR: Piala Paku Alam 2026 Akan Digelar di Yogyakarta, Hadirkan Kemeriahan Pesta Karnaval