- Musim hujan dianggap jadi kendala saat pembangunan
- DPRD Gunungkidul tak mau musim hujan jadi alasan pembangunan molor
- Pengawasan ketat dilakukan di lapangan
SuaraJogja.id - Komisi C DPRD Kabupaten Gunungkidul mendorong pemerintah kabupaten (pemkab) untuk memperketat pengawasan terhadap proyek-proyek infrastruktur menjelang akhir tahun.
Pengawasan ini dianggap penting agar musim hujan tidak menjadi alasan keterlambatan penyelesaian pekerjaan di lapangan.
Anggota Komisi C DPRD Gunungkidul, Rian Eko Wibowo, menegaskan bahwa pengawasan intensif perlu dilakukan menjelang tutup tahun anggaran.
"Komisi C berfokus pada bidang pembangunan, sehingga kami berupaya menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal," ujarnya dikutip dari Harianjogja.com, Senin (27/10/2025).
Antisipasi Dampak Musim Hujan
Rian meminta pihak eksekutif untuk aktif melakukan pengawasan langsung terhadap pelaksana proyek. Langkah ini diperlukan agar pekerjaan tidak mengalami kemunduran.
"Tujuannya jelas, agar proyek berjalan sesuai jadwal. Jangan sampai hujan dijadikan alasan keterlambatan,” tegasnya.
Daftar Proyek Infrastruktur yang Sedang Berjalan
Sementara itu, Kepala Bidang Cipta Karya DPUPRKP Gunungkidul, Ashari Nurkalis, menyebutkan beberapa proyek infrastruktur yang tengah dikerjakan pada akhir tahun 2025, di antaranya:
Baca Juga: Rusunawa Gunungkidul Sepi Peminat? Ini Alasan Pemkab Tunda Pembangunan Baru
- Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) senilai Rp5,8 miliar, dengan target rampung November 2025.
- Rusunawa dengan anggaran Rp168 juta.
- Rehabilitasi Kantor Kapanewon Ngawen senilai Rp1,6 miliar.
- Pembangunan Pendopo Kapanewon Playen sebesar Rp607 juta.
- Pembangunan Rumah Sakit Pratama Patuk dengan anggaran Rp3,4 miliar.
Monitoring Ditingkatkan untuk Jaga Kualitas dan Ketepatan Waktu
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
APBD DIY Dihantam Krisis, 67 Persen Bergantung Dana Transfer, Pemda Terpaksa Pangkas Anggaran
-
Cuaca Panas Ekstrem Ancam Kesehatan Anak, Dokter Ingatkan Risiko Heat Stroke
-
Mahasiswa Jogja Kembali Turun ke Jalan, Tuntut Penghentian MBG dan Kopdes yang Mubazir
-
Naga Sembilan Rebut Piala IHR Paku Alam 2026, Pesta Karnaval dan Inul Daratista Hibur Pengunjung
-
Rupiah Melemah, Bantul Berburu Dolar Wisatawan Asing