- Kasus kecelakaan BMW Maut yang menewaskan Argo mahasiswa UGM mendekati babak akhir
- Terdakwa Christiano yang datang pada sidang pembacaan pledoi meminta maaf dan keadilan
- Beberapa unggahan kerabat Christiano meminta publik untuk bisa melihat kasus dengan bijak
Termasuk, ia turut menguraikan berbagai upaya untuk menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban.
"Dalam proses menjalani masa penahanan saya yang dilakukan oleh pihak kepolisian, saya melalui keluarga saya selalu mengupayakan pendekatan baik untuk bisa menyampaikan hal-hal terkait pertanggung jawaban dengan keluarga korban," paparnya di dalam pledoi.
"Namun upaya-upaya tersebut masih belum juga bisa membuat ibu korban terketuk hatinya agar membuka pintu untuk bertemu," lanjutnya.
Diungkapkan Christiano bahwa akhirnya dia menulis surat pribadi yang ditujukan kepada ibu korban Argo Ericko Achfandi.
Surat itu berisi permohonan maaf dan doa agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Ia bahkan menyinggung soal tudingan tak benar kepada keluarganya yang hendak memberikan suap kepada keluarga korban.
Dalam pledoi itu, Christiano mengaku harus menanggung sanksi sosial yang berat sejak kecelakaan itu terjadi.
Mulai dari tuduhan sebagai pembunuh, pemabuk, pengendara ugal-ugalan, hingga kabur dari tempat kejadian.
"Bila banyak yang berkata 'no viral no justice' justru membuat saya diperlakukan tidak adil, saya juga merasa bahwa justru karena viral membuat saya sangat bersedih," tulisnya.
Baca Juga: Pengacara Terdakwa Kasus BMW Maut Sleman: 'Tuntutan 2 Tahun Terlalu Berlebihan, Korban Juga Lalai'
"Begitu banyak masyarakat Indonesia yang menghujat, mencaci maki, dan menghakimi saya dan keluarga saya, tanpa memahami fakta yang sebenar-benarnya terjadi, namun hanya karena ingin mengikuti arus keramaian," tambahnya.
Tak lupa dalam pledoinya, terdakwa mendoakan agar majelis hakim dapat memberikan kebijaksanaannya dalam memutuskan perkara ini.
"Saya doakan semoga Majelis Hakim diberikan hikmat dan kebijaksanaan oleh Tuhan Yang Maha Esa dalam memeriksa, mengadili, dan memberikan putusan yang seadil-adilnya dalam kasus saya," tuturnya.
Permintaan Maaf Keluarga Christiano
Kasus kecelakaan yang menewaskan Argo Ericko Achfandi ini sempat jadi sorotan publik.
Ayah Christiano, Setia Budi Tarigan memohon maaf atas insiden yang merenggut anak semata wayang Meiliana itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional
-
Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis
-
Pasca Ramai Seruan Boikot, RANS Carnival di Maguwoharjo Ditinggal Musisi dan UMKM