- Mahasiswa UNY unjuk gigi di dunia musik menggandeng gitaris Jikustik
- Balada Rasa merupakan lagu yang digadang-gadang menghiasi tangga lagu Indonesia
- Audira Putri sendiri masih terus berkuliah dan juga melanjutkan misinya sebagai musisi
SuaraJogja.id - Bagi Audira Putri, musik bukan tentang popularitas, melainkan cara untuk memahami dirinya sendiri.
Usai yang masih muda tak menghalangi Audira untuk berkarya di industri musik.
Berangkat dari ruang kuliah di Yogyakarta hingga studio rekaman, mahasiswi 22 tahun ini belajar menyalin keheningan dan kejujuran menjadi nada dalam lagu debutnya, 'Balada Rasa.'
Masih menempuh studi di Pendidikan Seni Musik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) angkatan 2021, Audira memadukan kecintaannya pada musik dengan disiplin akademik.
Sebelum melangkah solo, ia telah berproses lebih dari tiga tahun bersama band legendaris Jikustik sebagai session player.
Pengalaman itu yang membentuk karakter vokalnya tenang dan penuh rasa.
"Aku ingin memperkenalkan sisi paling jujur dari diriku lewat lagu ini. Balada Rasa adalah perkenalan, bukan hanya untuk dunia musik, tapi juga untuk diriku sendiri," kata Audira, dikutip, Jumat (7/11/2025).
Ia menggambarkan karya perdananya sebagai refleksi keseharian seorang remaja yang hidup di antara jarak dan rindu.
Lagu 'Balada Rasa' sendiri ditulis oleh Ardy Nurdin, gitaris dan penulis lagu dari Jikustik yang dikenal lewat sejumlah hits pop legendaris seperti 'Puisi' dan lainnya.
Baca Juga: Mahasiswa Dikeroyok Brutal di Warmindo Jogja: Polisi Buru Pelaku
Dalam lagu ini, Ardy meracik aransemen minimalis yang berpadu dengan melodi lembut, memberi ruang bagi vokal Audira untuk bersinar tanpa berlebihan.
"Audira punya kedalaman rasa yang jarang dimiliki musisi muda. Lagu ini saya tulis khusus agar sesuai dengan warna suaranya," ujar Ardy.
Bersama Sinopsis Creative Hub sebagai label yang menaungi, Audira turut memperkenalkan dirinya lewat video klip 'Balada Rasa' yang mengedepankan kesederhanaan visual.
Disutradarai dengan pendekatan intim, video itu menyorot keseharian Audira tanpa polesan berlebih.
Selaras dengan makna lagunya yang penuh ketenangan.
"Secara kreatif, konsep video klip dibuat sederhana agar pesan di dalam lagu dapat tersampaikan dengan utuh, seolah berada di ruang yang sama dengan perasaan Audira. Kami ingin orang melihat Audira apa adanya," ucap Krishnamurti Prawirohardjo, produser dari Sinopsis Creative Hub.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
Terkini
-
Tragedi Daycare Little Aresha: Pemkot Yogya Kerahkan 94 Psikolog
-
Enam Warga DIY Pernah Positif Hantavirus pada 2025, Masyarakat Diminta Tak Panik
-
Lapor Polisi Sejak 2025, Kasus Dugaan Penipuan BPR Danagung di Polda DIY Jalan di Tempat
-
Gandeng YKAKI, Tilem ing Tentrem Berikan Ruang Jeda Penuh Makna bagi Mereka yang Merawat
-
Full House di Jogja, Film 'Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan' Sukses Sentuh Hati Penonton