Spanduk bernada protes dari wali murid SD Negeri Nglarang di Kalurahan Tlogoadi, Mlati, Sleman, Senin (10/11/2025). [Hiskia/Suarajogja]
Baca 10 detik
- Wali murid SD Negeri Nglarang di Sleman menolak relokasi sekolah akibat proyek Tol Jogja-Solo-YIA sampai gedung baru terbangun.
- Para wali murid konsisten menuntut gedung sekolah baru dibangun sebelum pembongkaran, menolak penampungan sementara karena dianggap darurat.
- Kondisi sekolah terdampak debu proyek menyebabkan banyak siswa sakit, membuat orang tua mendesak realisasi pembangunan fasilitas baru.
Sementara itu, wali murid lain, Sudarto, menambahkan tarik ulur perpindahan sekolah ini sudah cukup lama.
Belasan kali pertemuan antara wali murid dan pihak instansi terkait pun tak membuahkan hasil.
Diawali disepakati bahwa Jasamarga akan membangunkan gedung sekolah baru itu.
Namun beberapa permasalahan itu silih berganti, khususnya terkait persoalan lahan.
"Pertemuan tanggal 14 Oktober dari Jasamarga sudah bersedia membangunkan sekolah yang baru. Tapi kenyataannya, menurut [Dinas] tata ruang, bahwa tanah itu masuk LSD dan LP2B sehingga memerlukan izin atau proses yang sangat panjang," kata Sudarto.
Pihaknya berharap, instansi terkait dapat segera melakukan proses perizinan dan ada pemecahan masalah mengenai persoalan ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
YOGYAKOMTEK 2026 Resmi Dibuka, Pameran Komputer Terbesar di DIY
-
Honda DBL Jogja 2026 Dimulai: Sensasi Riding Test dan Peluang Bawa Pulang New Honda BeAT
-
Influenza A Terdeteksi di DIY, 24 Kasus Muncul, Sekolah Belum Diliburkan
-
Pestapora 2026 Siap Makin Meriah, BRImo Bawa Program Spesial
-
Cak Nun hingga Eross Sheila on 7, Jejak 77 Tahun MUHI Yogyakarta Diabadikan dalam Buku