- Monumen Jogja Kembali (Monjali) menampilkan pertunjukan video mapping dan drama kolosal pada 10 November 2025 malam untuk peringatan Hari Pahlawan.
- Pertunjukan berjudul "Kirana Vira Mantra" ini adalah laboratorium kreatif yang memadukan teknologi digital untuk menghidupkan kisah heroik Pangeran Diponegoro.
- Inovasi ini melibatkan pelaku seni dan UMKM Yogyakarta, bertujuan memperkuat pesan kepahlawanan serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
"Video mapping dan pertunjukan drama kolosal ini adalah sarana komunikasi melalui teknologi digital yang lekat dengan generasi sekarang. Dengan cara ini, pesan-pesan tentang semangat dan nilai-nilai kepahlawanan dapat lebih mudah disampaikan kepada generasi muda melalui media digital," paparnya.
Kegiatan ini diharapkan membawa dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar.
Kolaborasi dengan seniman, komunitas, dan UMKM bukan hanya memperkuat ekosistem budaya, tetapi juga menjadikan museum semakin hidup dan dicintai publik.
Sebab museum harus menjadi ruang kolaborasi bagi berbagai komunitas. Dengan demikian bukan hanya tempat penyimpanan benda bersejarah.
Pementasan kali ini memadukan proyeksi cahaya, video mapping, dan narasi Babad Diponegoro dalam format multimedia.
Perpaduan seni dan teknologi itu tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga menggugah emosi penonton untuk kembali merenungi arti pengorbanan.
Dengan pendekatan baru ini, Monjali membuktikan diri museum bukan sekadar ruang sunyi untuk benda-benda lama, tetapi jantung kebudayaan seiring zaman menjaga ingatan bangsa sambil menatap masa depan.
"Dengan cara ini, museum benar-benar dicintai masyarakat," imbuhnya
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Jangan Sampai Jadi Korban Selanjutnya, OJK DIY Ungkap 5 Modus Penipuan Paling Marak Tahun Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan
-
Dinilai Terlalu Berbelit, Trah Sri Sultan HB II Ajukan Uji Materi UU Nomor 20 Tahun 2009 ke MK