- BNNP DIY mendeteksi dugaan kuat keberadaan laboratorium narkotika gelap yang memproduksi barang haram secara lokal di wilayah tersebut.
- Kecurigaan muncul saat BNNP DIY meningkatkan pengawasan menjelang libur akhir tahun dan menangkap pengedar belasan paket sabu.
- BNNP DIY kini mengintensifkan penyelidikan dan meminta masyarakat sekitar untuk proaktif melaporkan aktivitas mencurigakan demi pengungkapan laboratorium.
SuaraJogja.id - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) membawa kabar mengkhawatirkan. Petugas mengendus adanya dugaan kuat keberadaan laboratorium gelap atau clandestine lab yang memproduksi narkotika secara lokal di wilayah Yogyakarta.
Temuan ini menandakan eskalasi ancaman baru, di mana Jogja tak hanya menjadi target pasar, tetapi berpotensi menjadi basis produksi barang haram tersebut.
Kecurigaan ini bukan tanpa dasar. Kepala Bidang Pemberantasan BNNP DIY, Kombes Pol Trisaksono Puspo Adji, mengungkapkan bahwa timnya telah mendeteksi aktivitas mencurigakan yang mengarah pada keberadaan fasilitas peracik narkoba tersebut. Penyelidikan mendalam pun langsung digencarkan.
"Awal kecurigaan dari kita mendeteksi adanya informasi bahwa di tempat-tempat tertentu ada clandestine lab [laboratorium terselubung]. Ini masih kita dalami," kata Trisaksono saat dihubungi pada Rabu (26/11/2025).
Meski demikian, BNNP DIY masih sangat berhati-hati dalam memberikan informasi detail. Lokasi pasti, jumlah laboratorium yang dicurigai, hingga jenis narkotika yang diproduksi masih menjadi rahasia untuk kepentingan penyelidikan agar tidak bocor.
"Itu [detail] belum bisa kita sampaikan, ya di wilayah DIY dan sekitarnya," ungkap Trisaksono.
Momentum Libur Akhir Tahun Jadi Sorotan
Dugaan adanya pabrik narkoba lokal ini muncul di tengah kesiagaan BNNP DIY menghadapi lonjakan peredaran menjelang musim libur akhir tahun.
Trisaksono menegaskan, pihaknya telah memperketat pengawasan di seluruh pintu masuk ke Yogyakarta, mulai dari bandara, stasiun kereta api, hingga terminal bus.
Baca Juga: BNNP DIY Tes Urine Supir Bus Saat Nataru, Satu Orang Positif Benzodiazephine
Upaya ini sudah membuahkan hasil. Dalam operasi serentak yang digelar sekitar dua pekan lalu, BNNP DIY berhasil menggagalkan penyelundupan belasan paket sabu yang hendak diedarkan di wilayahnya.
"Ada 12 paket sabu-sabu yang kita amankan dan kita lakukan penangkapan terhadap tersangkanya," tegasnya.
Tersangka yang diringkus diketahui merupakan seorang pengedar yang mendapatkan pasokan dari wilayah sekitar DIY. Kini, petugas tengah menelusuri jaringan mereka lebih jauh, termasuk melacak pola komunikasi dan transaksi yang diduga memanfaatkan media sosial.
Penangkapan ini semakin memperkuat urgensi untuk membongkar clandestine lab yang dicurigai.
BNNP DIY khawatir jika laboratorium tersebut benar-benar beroperasi, pasokan narkotika untuk pasar lokal akan semakin masif dan sulit dikendalikan.
"Clandestine lab ini kan harus kita ungkap supaya tidak ada produksi narkotika di DIY," kata Trisaksono.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
Terkini
-
Sampah Organik Milik Warga Kota Jogja Kini Diambil Petugas DLH, Simak Jadwalnya
-
DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
-
Dana Desa 2026 Terancam Dipangkas, Pengembangan Koperasi Merah Putih di Bantul Terkatung-katung
-
Gengsi Maksimal, Dompet Santai! 4 Mobil Bekas Harga Rp60 Jutaan yang Bikin Melongo
-
Tak Kenal Pelapor, Muhammadiyah Minta Pandji Lebih Cermat dan Cek-Ricek Materi Stand Up