- Uji coba penuh kebijakan Malioboro sebagai zona terlarang kendaraan bermotor dimulai di Yogyakarta pada Senin, 1 Desember 2025.
- Ojol dan warga mengeluhkan kesulitan distribusi serta kemacetan parah di jalan-jalan sirip sekitar Malioboro akibat kebijakan tersebut.
- Sekda DIY menyatakan keluhan masyarakat menjadi bahan evaluasi krusial untuk penataan kawasan dan penegakan pola lalu lintas baru.
Made menjelaskan bahwa banyak pengendara yang masih melanggar pola lalu lintas yang seharusnya dipatuhi.
"Ketika diberlakukannya pedestrian, lalu lintas dari timur dan barat boleh masuk ke tengah, tapi tidak boleh menyeberang. Dua arah boleh masuk, tapi tidak boleh menyeberang," jelasnya.
Ia pun memastikan semua keluhan masyarakat akan menjadi bahan evaluasi penting.
"Dari masyarakat, termasuk laporan soal kemacetan atau pedagang, semuanya menjadi bagian dari evaluasi. Dari sisi sosialisasi sebenarnya sudah dilakukan, termasuk melalui media sosial. Dan seharusnya ini bukan sesuatu yang mengejutkan."
Sebelumnya, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo memastikan penutupan Malioboro tidak akan mengganggu perekonomian karena kendaraan tradisional dan Trans Jogja masih diizinkan melintas.
"Jadi masih bisa dilewati kendaraan tradisional," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana
-
Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini, BRI DPLK Kini Lebih Praktis Dibuka lewat BRImo
-
Duh! Gunungkidul Sampai Ajukan Tambahan Stok BBM, Pemda DIY Lakukan Efisiensi Transportasi
-
Purbaya Dicopot, DPRD DIY Tantang Menkeu Baru Batalkan Seluruh Pemangkasan Anggaran Daerah
-
Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius