- Kagama Regional Leaders Forum (KRLF) 2025 diadakan pada 12 Desember 2025, mempertemukan puluhan alumni UGM pemegang jabatan daerah.
- Forum ini fokus pada sinergi pusat-daerah dan inovasi kepemimpinan dalam menghadapi tantangan pengetatan fiskal menuju Indonesia Emas 2045.
- Hasil pertemuan adalah perumusan Blueprint Kepemimpinan UGM dan peluncuran Kagama Regional Leaders Network untuk kolaborasi.
SuaraJogja.id - Puluhan kepala daerah dan pejabat tingkat regional yang merupakan alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) berkumpul di Balai Senat UGM dalam gelaran Kagama Regional Leaders Forum (KRLF) 2025 pada 12 Desember 2025.
Forum strategis yang diselenggarakan oleh Pengurus Pusat (PP) Kagama ini menjadi ruang refleksi dan konsolidasi penting untuk memperkuat peran kepemimpinan alumni UGM dalam mendorong transformasi daerah menuju visi besar Indonesia Emas 2045.
Mengusung tema "Sinergi Pusat–Daerah: Inovasi, Kolaborasi, dan Kepemimpinan di Era Pengetatan Fiskal", KRLF 2025 hadir sebagai respons atas tantangan fiskal dan kompleksitas pembangunan yang semakin tinggi.
Forum ini secara khusus menyoroti urgensi inovasi dalam tata kelola pemerintahan, pentingnya kolaborasi lintas sektor, serta kebutuhan akan kepemimpinan yang senantiasa berpihak pada rakyat.
Isu pengetatan fiskal menjadi fokus utama, mendorong para pemimpin daerah untuk mencari solusi kreatif dan efisien dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan.
Pembukaan forum dilakukan langsung oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X, Gubernur DIY, yang menyampaikan keynote speech bertajuk “Kepemimpinan yang Membumi: Dari Kampus Perjuangan ke Daerah Pengabdian”.
Sultan menekankan betapa krusialnya akar nilai kerakyatan UGM sebagai fondasi utama dalam mengelola pemerintahan di daerah.
"Kepemimpinan bukan soal jabatan, tapi tentang keberpihakan. Dan keberpihakan itu dimulai dari nilai-nilai yang kita bawa sejak di kampus perjuangan," ujar Sultan HB X, mengingatkan para alumni akan esensi pengabdian.
Lebih dari 30 kepala daerah, wakil kepala daerah, dan sekretaris daerah yang merupakan alumni UGM turut serta dalam forum ini. Beberapa nama besar yang hadir antara lain Hasto Wardoyo (Wali Kota Yogyakarta), Sadewo Tri Lastiono (Bupati Banyumas), Luthfianisa Putri Karlina (Wakil Bupati Garut), hingga Erasmus Papilaya (Sekda Halmahera Utara).
Baca Juga: Ketahanan Pangan Terancam Akibat Cuaca Ekstrem? Varietas Padi Lokal Disebut Bisa Jadi Solusi
Kehadiran mereka menunjukkan soliditas dan komitmen alumni UGM dalam membangun daerah. Turut hadir pula Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia dan Ketua Umum PP Kagama, Basuki Hadimuljono, yang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini.
Sesi diskusi panel berlangsung hangat dengan tema “Transformasi Daerah Berbasis Nilai: Kepemimpinan, Inovasi, dan Pemberdayaan Rakyat”.
Para peserta aktif membagikan best practices dan strategi inovatif yang telah mereka terapkan di daerah masing-masing.
Diskusi ini menjadi ajang pertukaran ide dan pengalaman yang berharga. Selanjutnya, dalam sesi Focus Group Discussion (FGD), para pemimpin daerah ini merumuskan Blueprint Kepemimpinan UGM untuk transformasi daerah yang berkelanjutan, sebuah panduan strategis yang diharapkan dapat diimplementasikan di berbagai wilayah.
KRLF 2025 juga menjadi momentum penting peluncuran inisiatif Kagama Regional Leaders Network. Platform ini dirancang sebagai wadah komunikasi dan kolaborasi antar kepala daerah alumni UGM, memungkinkan mereka untuk saling berbagi inspirasi kebijakan dan memperkuat solidaritas lintas daerah.
"Transformasi bangsa tidak akan mungkin terjadi tanpa transformasi dari daerah. Dan transformasi daerah hanya mungkin kalau kita berkolaborasi dan saling belajar," ujar Basuki Hadimuljono, Ketua Umum PP Kagama, dalam sambutannya, menekankan pentingnya sinergi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Ironi Surplus Telur, UGM Peringatkan Risiko Investasi Asing Ancam Peternak Lokal
-
Kinerja BRI 2026: Laba Rp15,5 Triliun Naik 13,7% Pada Triwulan Pertama
-
Hujan Deras Disertai Angin Puting Beliung Terjang Sleman, Atap Rumah Beterbangan dan Pohon Tumbang
-
Sultan Jogja Heran Sadisnya Ibu-ibu Pengasuh Daycare Little Aresha, Perintahkan Tutup Daycare Ilegal
-
Ikatan Darah Siap Guncang Bioskop, Film Aksi-Drama yang Sarat Emosi dan Pesan Keluarga