- Kontraktor Tol Jogja-Solo Seksi 2 sedang memperlebar jalan dan menambal lubang untuk mendukung kelancaran lalu lintas sekitar.
- Pagar proyek akan digeser keluar untuk mengatasi penyempitan jalan di area ring road Trihanggo-Junction Sleman.
- Kendaraan berat tidak beroperasi di ring road selama libur Nataru, mulai 20 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026.
SuaraJogja.id - Kontraktor Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 Trihanggo-Junction Sleman mulai melakukan persiapan untuk mendukung arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan sekitar area proyek. Memperlebar akses jalan hingga penambalan jalan berlubang terus dikerjakan.
Humas PT Adhi Karya Proyek Tol Solo-Jogja Seksi 2 Paket 2.2, Agung Murhandjanto menuturkan pihaknya akan mengupayakan agar pagar proyek bisa digeser lebih keluar jalan.
Tujuannya untuk memperlebar luas jalan ring road yang sebelumnya terjadi penyempitan. Pekerjaan bore pile yang berada di ramp off akan dimaksimalkan untuk tidak mengganggu arus.
"Kami coba untuk secepatnya yang kami perlebar itu pagar, karena ada penyempitan jalan," kata Agung, Selasa (16/12/2025).
Adapun pembangunan jalan tol di ring road Kronggahan ini dibuat melayang atau elevated dengan konstruksi at grade di area dalam perkampungan.
Disampaikan Agung selain optimalisasi pelebaran jalan, aktivitas penambalan atau patching jalan di sekitar area pengerjaan Tol Jogja-Solo turut dilakukan.
Ada sejumlah ruas yang dilakukan penambalan yakni di area ring road maupun jalan kabupaten yang berdekatan dengan lokasi penggarapan tol.
"Kami patching-patching atau penambalan jalan-jalan ring road maupun jalan kabupaten yang di area proyek. Sehingga ketika digunakan untuk aktivitas libur Nataru nanti sudah sudah lebih baik," ungkapnya.
Tak hanya dua hal itu, Agung bilang kendaraan berat pun tidak akan beroperasi di area ring road selama libur Nataru mendatang. Keputusan itu diambil usai rapat koordinasi antara kontraktor dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman.
Baca Juga: Jalan Tol Trans Jawa Makin Mulus: Jasa Marga Geber Proyek di Jateng dan DIY
"Kami tidak mengoperasikan kendaraan berat selama libur Nataru," ucapnya.
Ia menyebut kebijakan tidak mengoperasikan kendaraan berat di area ring road itu akan berlaku selama libur Nataru, tepatnya mulai 20 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026.
Penambahan lampu penerangan dan rambu di sekitar area proyek khususnya di ring road pun bakal dilakukan dalam waktu dekat.
Pihaknya pun siap untuk menerjunkan personel tambahan apabila memang dibutuhkan saat momen Nataru nanti.
"Kami tentatif ya, nanti dinamika pergerakan kendaraan seperti apa tapi kami ready saja nanti kalau memang teman-teman dari K3 kami yang untuk membantu kelancaran, ya kami akan siapkan nanti kalau kalau sekiranya itu diperlukan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
- Ayahnya Dicopot dari Menkeu, Anak Purbaya Singgung Bawahan Korup: Pensiun Aja dari Politik
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
-
Ironi Pariwisata Jogja, Kampus Sepi Peminat, Industri Justru Kekurangan SDM Kompeten
-
Anak Balita Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual di Sleman
-
Semangat Aksara dalam Festival Kebudayaan Yogyakarta 2026
-
Dibintangi Oki Rengga, SMARTFREN Kenalkan Jaringan Unlimited 5G di Web Series Penghuni Rumah Warisan