- Anggota Komisi B DPRD Kota Yogyakarta menyoroti praktik parkir liar dan pungli yang masih terjadi selama libur Nataru di kawasan wisata seperti Malioboro.
- Kondisi ini menunjukkan lemahnya pengawasan Pemkot Yogyakarta terhadap implementasi aturan parkir resmi di lapangan selama periode liburan.
- Pemkot Yogyakarta menyiapkan kantong parkir tambahan seperti di Menara Kopi dan SMP Negeri 3, sementara Polresta membagikan *barcode* informasi parkir resmi.
Tak hanya itu, Pemkot juga menambah ruang parkir baru di sejumlah titik strategis untuk menekan potensi overload. Area SMP Negeri 3 Yogyakarta akan difungsikan sebagai kantong parkir tambahan.
Sementara Parkir Ngabean dioptimalkan untuk menampung kendaraan dari arah barat, khususnya bus pariwisata.
Pelototi Parkir Liar
Sementara itu dari sisi pengawasan, Kasat Lantas Polresta Yogyakarta, AKP Alvian Hidayat menyatakan siap melakukan pengawasan terhadap potensi munculnya parkir liar di sejumlah titik.
Salah satu upaya pencegahan yakni dengan membagikan barcode yang bisa langsung discan oleh masyarakat. Barcode itu berisi informasi tentang kantong-kantong parkir yang ada di Kota Yogyakarta.
"Ini salah satu inovasi yang kami upayakan mempermudah masyarakat yang berwisata di Jogja dan Qris ini pun sudah kami pasang di beberapa titik khususnya pintu masuk ke wilayah kota Jogja," ucap Alvian.
Sementara itu untuk penindakan, petugas akan melakukan patroli gabungan bersama Dishub dan Satpol PP.
"Karena kita ketahui di beberapa lokasi parkir liar ini juga bukan hanya kendaraan tapi ada juga pedagang-pedagang liar yang tidak semestinya mereka berjualan di lokasi tersebut," tandasnya.
Baca Juga: 5 Rental Motor Murah Meriah di Jogja untuk Liburan Akhir Tahun 2025
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Pameran ARCHIVEPELAGO: 45 Tahun Garin Nugroho Menyemai Indonesia
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul