Kawasan Jalan Pasar Kembang yang seringkali jadi parkir ilegal saat libur Nataru. [Suara.com/Putu]
Baca 10 detik
- Lonjakan wisatawan saat Nataru 2025/2026 di Yogyakarta memunculkan masalah parkir liar dan tarif tidak wajar di lokasi strategis.
- Sekda DIY mengakui keluhan utama wisatawan adalah parkir, meskipun kemacetan berhasil terurai berkat koordinasi lintas sektor.
- Pemerintah telah menyediakan banyak kantong parkir resmi, namun wisatawan masih sering memilih lokasi ilegal bertarif mencekik.
Ia menambahkan, parkir adalah bagian integral dari penataan kota yang tidak bisa dilepaskan dari fungsi ruang dan mobilitas.
Oleh karena itu, ia meminta pemerintah kabupaten/kota untuk menata ulang sistem parkir secara lebih serius dan mendorong masyarakat agar tertib memanfaatkan parkir resmi.
"Parkir itu bukan sekadar ada ruang kosong lalu dipakai parkir. Ada sistem dan fungsi kawasan. Jangan sampai mengganggu mobilitas," pungkasnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
Usai Dilantik, Bupati Sleman Minta 5 Lurah PAW Diminta Fokus pada Program dan Pelayanan Publik
-
Resmi Pimpin Candibinangun, Atik Sunaryati Komitmen Salurkan Gaji dan Hak Pelungguh untuk Warga
-
Cuaca Jogja Dihantam Panas Berkepanjangan, ISPA Meledak 13.677 Kasus, Naik 1.059 dalam Sepekan
-
Tren "Pernikahan Hemat" Meningkat, Merapi Merbabu Hadirkan Paket Wedding Mulai Rp45 Juta
-
MK Tolak Diskualifikasi, Gibran Harus Gentleman Buka Bukti Ijazah