Pakar Ekonomi Politik internasional UMY, Faris Al-Fadhat menyampaikan kondisi Venezuela di Yogyakarta, Senin (5/1/2026). [Suara.com/Putu]
Baca 10 detik
- Invasi AS dan penangkapan Maduro dinilai belum menjamin pemulihan krisis ekonomi Venezuela yang berkepanjangan.
- Tindakan AS berpotensi memperpanjang ketidakpastian ekonomi karena adanya kepentingan penguasaan minyak bumi negara tersebut.
- Krisis Venezuela merupakan akumulasi tekanan struktural lama, diperparah oleh kebijakan blokade dan sanksi Amerika Serikat.
"Kondisi ekonomi Venezuela saat ini masih sangat rapuh dan penuh ketidakpastian," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Sebulan Kerja di Kantor Love Scamming, Sumanto Bersyukur Tak Ikut Digerebek
-
Leptospirosis Marak di Lima Kabupaten, 38 Kematian Terjadi di Jogja
-
7 Fakta Penggerebekan Markas Scammer Jaringan Internasional di Sleman
-
BRI VISA Infinite Tawarkan Kemudahan Transaksi Lintas Negara dan Rewards yang Kompetitif
-
Jadwal KRL Jogja-Solo Periode 6-11 Januari 2026 PP