- Pencurian satu ekor anjing peliharaan terjadi di Dusun Petung, Sleman, menggunakan metode peracunan.
- Peristiwa spesifik ini dilaporkan terjadi pada hari Senin, 5 Januari 2026, sekitar pukul 13.33 WIB.
- Meskipun kejadian terekam CCTV, korban belum membuat laporan resmi kepada Polsek Cangkringan.
SuaraJogja.id - Kasus pencurian hewan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sleman. Kali ini, seekor anjing dilaporkan dicuri setelah terlebih dahulu diracun di Dusun Petung, Kepuharjo, Cangkringan.
Peristiwa tersebut sempat terekam dalam CCTV dan telah diunggah ke media sosial oleh akun Instagram @merapi_uncover.
Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun membenarkan adanya peristiwa pencurian anjing tersebut.
Ia menyampaikan kejadian berlangsung pada Senin (5/1/2026) sekira pukul 13.33 WIB siang.
"Di Dusun Petung RT 03 RW 06 Kepuharjo, Cangkringan telah terjadi pencurian satu ekor anjing dengan cara di racun," kata Salamun saat dikonfirmasi, Selasa (6/1/2026).
Berdasarkan informasi yang dikumpulkan kepolisian, Salamun bilang bahwa anjing tersebut merupakan hewan peliharaan seorang warga sekitar berinisial Y (54).
Adapun anjing itu memang sehari-hari berada di sekitar rumah.
Berdasarkan keterangan korban, pelaku diduga telah menyiapkan racun sebelum menjalankan aksinya. Dari tiga ekor anjing yang dimiliki korban, hanya satu ekor yang memakan racun tersebut dan akhirnya dicuri oleh pelaku.
"Pemilik anjing mempunyai tiga ekor anjing namun pada saat itu hanya satu ekor anjing yang memakan racun. Sehingga oleh pelaku hanya satu ekor anjing yang diambil," ungkapnya.
Baca Juga: Yogyakarta Darurat Parkir Liar: Wisatawan Jadi Korban, Pemda DIY Diminta Bertindak Tegas!
Peristiwa pencurian itu tidak berlangsung tanpa jejak. Salamun menyebut korban telah memasang kamera CCTV di rumahnya, sehingga aksi pelaku terekam dengan jelas.
"Peristiwa tersebut terekam oleh kamera [CCTV]," tuturnya.
Meski demikian, hingga saat ini korban belum membuat laporan resmi ke pihak kepolisian dalam hal ini ke Polsek Cangkringan.
Kendati belum ada laporan resmi, kepolisian memastikan tidak akan tinggal diam. Salamun menegaskan aparat tetap akan melakukan penyelidikan awal untuk menindaklanjuti peristiwa tersebut.
"[Kepolisian] tetap akan melakukan penyelidikan," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- Sabun Kojie San untuk Wajah atau Badan? Simak Kegunaan dan Kandungannya
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Cegah Stunting Tak Cukup dengan Edukasi, Keluarga Perlu Mandiri Pangan
-
Krisis Air di Bantul, Siswa SD Terpaksa Tayamum karena Tak Bisa Berwudhu
-
Usai Dilantik, Bupati Sleman Minta 5 Lurah PAW Diminta Fokus pada Program dan Pelayanan Publik
-
Resmi Pimpin Candibinangun, Atik Sunaryati Komitmen Salurkan Gaji dan Hak Pelungguh untuk Warga
-
Cuaca Jogja Dihantam Panas Berkepanjangan, ISPA Meledak 13.677 Kasus, Naik 1.059 dalam Sepekan