- Raudi Akmal, anak mantan Bupati Sleman, diperiksa hakim terkait dugaan korupsi dana hibah pariwisata Sleman tahun 2020.
- Hakim mendalami apakah status Raudi sebagai anak bupati memengaruhi ASN dalam proses pencairan dana hibah tersebut.
- Raudi mengakui mayoritas masyarakat dan pejabat Sleman mengetahui statusnya sebagai anak Bupati saat mengawal proposal.
SuaraJogja.id - Raudi Akmal dicecar majelis hakim dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi dana hibah pariwisata Sleman dengan terdakwa mantan Bupati Sleman Sri Purnomo.
Hakim menyoroti jabatan dan status yang melekat pada diri Raudi yakni anggota DPRD Kabupaten Sleman sekaligus sebagai anak Bupati Sleman saat proses pengajuan dan pengawalan proposal hibah pariwisata tahun 2020.
Majelis hakim menilai peran Raudi tidak bisa dilepaskan dari status dan kedudukannya saat itu.
Awalnya hakim menggali sejauh mana Raudi menyadari bahwa identitasnya sebagai anak Bupati Sleman berpotensi mempengaruhi aparatur sipil negara (ASN) maupun pejabat Pemerintah Kabupaten Sleman dalam mengambil keputusan terkait pencairan dana hibah pariwisata.
Dalam persidangan, hakim mempertanyakan apakah para pejabat dan masyarakat Sleman mengetahui bahwa Raudi adalah anak Bupati Sleman ketika ia aktif menyampaikan dan mengawal proposal hibah.
Hakim menekankan pentingnya jawaban tegas tanpa asumsi, karena hal tersebut berkaitan dengan potensi tekanan psikologis terhadap ASN dalam proses pengambilan keputusan.
"Apakah semua ASN, pejabat Pemda, tahu bahwa Saudara itu anak Bupati?" tanya majelis hakim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri Yogyakarta, Senin (19/1/2026).
Awalnya Raudi menjawab tidak. Termasuk enggan menjawab lebih jauh soal tahu atau tidaknya saksi Nyoman Rai Savitri terhadap status Raudi sebagai anak Bupati Sleman.
Adapun Nyonya saat itu selaku Kepala Bidang Pengembangan SDM dan Usaha Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman pada 2020 silam.
Baca Juga: Senyum Lebar Pariwisata Sleman di Libur Nataru, Uang Rp362 Miliar Berputar dalam Dua Pekan
Hakim kemudian menggali lebih jauh keterlibatan Raudi dalam konteks politik, termasuk saat Raudi mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Sleman. Pertanyaan diarahkan pada daerah pemilihan serta posisi Raudi dalam tim pemenangan.
Setelah itu, majelis hakim menegaskan kembali soal pengetahuan publik terhadap identitas Raudi sebagai anak bupati, terutama di kalangan penerima hibah pariwisata.
"Apakah masyarakat Kabupaten Sleman, khususnya yang menerima, yang mengajukan proposal tembusan, tahu tidak bahwa yang namanya Raudi Akmal itu adalah seorang anak Bupati?" Tanya majelis hakim lagi.
"Mayoritas mengerti," jawab Raudi.
"Apakah pejabat Sleman, ASN Sleman, tahu bahwa yang namanya Raudi Akmal itu adalah seorang anak Bupati?" Majelis hakim kembali bertanya.
"Mayoritas tahu," imbuh Raudi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Curhat ke Sri Sultan, GNB Ungkap Krisis Kepercayaan Publik pada Negara Kian Mengkhawatirkan
-
Mobil Brimob Terserempet KA Bandara di Sedayu, Begini Kronologinya
-
Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Ini Sekolahku Gelar Kegiatan Edukatif Sekolah Dasar
-
Satgas PPKPT Pastikan Kampus Jadi Ruang Aman dari Kekerasan dan Perundungan
-
Minta Rp15 Juta Tak Kunjung Diberi, Anak di Bantul Bakar Rumah Orang Tuanya