Menghirup NO tanpa oksigen pendamping dapat menyebabkan hipoksia, yaitu kondisi otak tidak mendapatkan cukup oksigen.
Dampaknya bisa fatal, mulai dari pingsan mendadak, gangguan saraf seperti kesemutan, kelumpuhan, hingga kerusakan saraf jangka panjang dan degenerasi tulang belakang akibat kekurangan Vitamin B12. Meg Caldwell (29) meninggal pada November 2024 karena kecanduan gas ini selama delapan tahun, bahkan sempat kehilangan kemampuan menggunakan kakinya.
5. Kasus Kematian dan Kecelakaan Akibat Hilang Kesadaran
Penyalahgunaan NO telah memakan korban jiwa dan menyebabkan kecelakaan tragis. Selain kematian Meg Caldwell, Trenton Geiger (22) menabrak Marissa Politte hingga meninggal karena kehilangan kesadaran saat menyetir usai menghirup nitrous oxide.
Di AS, jumlah kematian terkait keracunan NO meningkat lebih dari 110% antara tahun 2019 dan 2023.
6. Digunakan Terbatas di Medis, Bukan untuk Rekreasi
Dalam dunia medis, NO digunakan secara terbatas sebagai sedasi ringan atau anestesi inhalasi pada prosedur dokter gigi untuk mengurangi kecemasan dan meredakan nyeri. Namun, penggunaannya wajib dengan dosis terukur, campuran oksigen, dan pengawasan ketat tenaga medis.
"Masalah dapat muncul ketika NO dihirup langsung, tanpa oksigen pendamping, dan untuk tujuan rekreasi," tegas Zullies.
7. BNN dan Pemerintah Siap Bertindak, Regulasi Bakal Diperketat
Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 10 Halaman 117: Why Do You Think They Write the Posts?
Kepala BNN, Suyudi Ario Seto, mengaku telah menyadari tren global ini dan menjadikannya pertimbangan penting untuk antisipasi di Indonesia.
Meskipun NO belum diklasifikasikan sebagai narkotika atau psikotropika dalam UU Narkotika dan Permenkes No. 7 Tahun 2025, BNN akan melakukan pengkajian mendalam, kajian lintas sektor dengan BPOM dan Kemenkes, serta memperkuat analisis intelijen.
"Kami akan mendorong penyusunan regulasi yang membatasi peredaran dan penggunaan NO agar sesuai dengan peruntukan industri yang sah, sekaligus melindungi kesehatan masyarakat," ucap Suyudi.
Masyarakat diimbau untuk tidak mencoba-coba 'gas tertawa' ini. Dampak buruknya jauh lebih besar daripada euforia sesaat yang ditawarkan. Utamakan kesehatan dan keselamatan Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
Terkini
-
7 Fakta Mengerikan di Balik Gas Tertawa yang Sedang Viral di Medsos, Bisa Berujung Maut!
-
Bye-bye Trauma Mobil Bekas! Ini 5 Pilihan Tahun Muda di Bawah Rp80 Juta, Dijamin Irit dan Awet
-
Progres Pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi 2 di Sleman Awal Tahun 2026 Capai 78 Persen
-
Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
-
Puncak Musim Hujan Januari-Februari, Kota Jogja Perpanjang Status Siaga Darurat Bencana