- Pasangan ZAI (32) dan SN (29) dari Semarang ditangkap karena mencuri 23 baterai motor listrik di Yogyakarta dan Semarang.
- Pelaku menggunakan modus mengganjal pintu slot pengisian untuk mengakali sistem penguncian mesin stasiun pengisian.
- Pasangan tersebut terpaksa mencuri karena desakan ekonomi untuk menambah modal bisnis yang sedang dirintis.
"Kemudian baterai ini ternyata ada chipnya sehingga bisa diketahui baterai yang dimasukkan itu miliknya siapa sehingga ketika baterai ini dimasukkan sistem akan terbaca. Mungkin pelaku tidak mengetahui ternyata ini bisa diketahui," ujar salah seorang petugas.
Ketidaktahuan akan teknologi pelacak ini menjadi salah satu faktor yang membuat mereka akhirnya tertangkap.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, motif utama pasangan ini adalah faktor ekonomi. Mereka membutuhkan tambahan modal untuk bisnis yang sedang mereka rintis.
"Kebutuhan ekonomi. Alasannya untuk nambah bisnis," tandas polisi.
Sebuah alasan yang mungkin sering kita dengar, namun bagi ZAI dan SN, ini adalah sebuah pilihan pahit di tengah himpitan hidup.
Kini, keduanya harus mendekam di Rutan Polsek Depok Barat. Mereka dijerat Pasal 477 ayat (2) atau ayat (1) huruf f, huruf g Undang-Undang nomor 1 tahun 2023, tentang KUHP Jo Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 7 tahun.
Kisah ZAI dan SN menjadi pengingat betapa kerasnya hidup bagi sebagian orang, dan bagaimana desakan ekonomi bisa mendorong seseorang ke jurang kriminalitas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Generasi Muda Mulai Apatis terhadap Tuhan, Muhammadiyah Jawab Fenomena Agnostisisme dengan ChatHPT
-
RANS Carnival Kena Cancel Culture, Pakar Komunikasi Sebut Ini Bukan Sekadar Retorika
-
Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional