- Dukuh Sempon Wetan, Wahyu Ristanto (25), meninggal pasca menyelamatkan dua mahasiswi KKN di Sungai Ngreneng, Gunungkidul, Rabu (18/2/2026).
- Dua mahasiswi terseret arus sungai saat berenang setelah kegiatan survei, memicu respons cepat dari Wahyu.
- Korban ditemukan di dasar sungai setelah penutup bendungan dibuka, namun dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.
4. Setelah Berhasil Menolong, Wahyu Justru Tenggelam
Meski berhasil menyelamatkan dua mahasiswi, situasi tragis justru menimpa Wahyu sendiri. Setelah proses penyelamatan, Wahyu tidak kembali ke permukaan.
Ia tenggelam di dasar sungai dan tidak terlihat oleh mahasiswa maupun warga yang berada di sekitar lokasi.
Peristiwa tersebut mengejutkan semua orang yang menyaksikan kejadian itu. Mahasiswa yang berada di lokasi langsung berusaha mencari bantuan.
Sebagian mahasiswa berlari ke pemukiman warga untuk meminta pertolongan, sementara yang lain melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
Situasi yang awalnya menjadi momen penyelamatan berubah menjadi operasi pencarian korban.
5. Korban Ditemukan Setelah Bendungan Dibuka
Proses pencarian melibatkan mahasiswa, warga, dan aparat kepolisian. Salah satu langkah yang dilakukan adalah membuka penutup bendungan untuk mengurangi debit air sungai.
Setelah air surut, korban akhirnya ditemukan di sisi timur bendungan. Posisi korban berada di dasar sungai.
Baca Juga: Gunungkidul Genjot Pendidikan: Bupati Siapkan 'Dukungan Penuh' untuk Guru
Korban kemudian dievakuasi dari lokasi dan segera dibawa ke darat. Petugas medis yang datang ke lokasi langsung memberikan penanganan dan membawa korban ke Rumah Sakit Pelita Husada di Semanu. Evakuasi berlangsung cepat dengan harapan korban masih bisa diselamatkan.
6. Korban Dinyatakan Meninggal Dunia di Rumah Sakit
Setelah dibawa ke rumah sakit, tim medis melakukan pemeriksaan terhadap Wahyu Ristanto. Namun hasil pemeriksaan menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia.
Keterangan dari pihak medis memastikan bahwa korban tidak dapat diselamatkan.
Kabar duka ini segera menyebar dan meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, warga, dan mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Aksi heroik Wahyu menjadi bukti nyata keberanian seorang pemimpin wilayah yang rela mempertaruhkan nyawanya demi menyelamatkan orang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius
-
Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan
-
Anggaran Minim, BPBD DIY Geser Alokasi Atasi Bencana di Jogja
-
Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh