- Bupati Gunungkidul mendukung pengembangan diri guru
- Sejumlah strategi dipersiapkan termasuk pelatihan-pelatihan
- Harapan besarnya, guru menjadi panutan terbaik untuk membangun anak muda di Bumi Handayani
SuaraJogja.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul, terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembinaan bagi guru dan kepala sekolah dasar yang tergabung dalam Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperkuat kompetensi tenaga pendidik di wilayah tersebut.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, dalam arahannya di kegiatan pembinaan tersebut pada Senin (tanggal kegiatan), menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh peningkatan mutu pendidikan di Gunungkidul.
"Saya pastikan akan memberikan dukungan penuh terhadap dunia pendidikan, baik dalam bentuk dukungan material maupun moral. Semua akan saya perjuangkan demi kemajuan pendidikan di Gunungkidul," kata Bupati Endah, dikutip Senin (3/11/2025).
Menurutnya, sektor pendidikan merupakan salah satu prioritas utama dalam pembangunan daerah.
Untuk mencapai keberhasilan di bidang ini, diperlukan kerja sama dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk kepala sekolah yang berperan penting sebagai agen perubahan di satuan pendidikan.
Bupati Endah juga berpesan kepada para guru dan kepala sekolah agar tetap bersemangat dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan di dunia pendidikan.
"Guru dan kepala sekolah jangan mudah putus asa. Anda semua adalah cahaya penuntun bagi anak-anak kita. Milikilah semangat seperti api Mrapen, api abadi yang tak pernah padam meski diterpa hujan," pesannya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Gunungkidul, Nunuk Setyowati, mengungkapkan bahwa tantangan yang dihadapi dunia pendidikan saat ini antara lain pemenuhan dan pemerataan tenaga pendidik, termasuk pustakawan, penjaga sekolah, dan staf administrasi.
Baca Juga: Petani Gunungkidul Sumringah, Pupuk Subsidi Lebih Murah, Pemkab Tetap Lakukan Pengawasan
Selain itu, menurut Nunuk, pemerintah daerah juga fokus pada peningkatan sarana prasarana pendidikan, regrouping sekolah, serta penyesuaian terhadap dinamika masyarakat dalam hal kedisiplinan guru.
Melalui penguatan koordinasi dan sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat, Disdik Gunungkidul optimistis kualitas layanan pendidikan di daerah tersebut dapat terus meningkat dan mampu menjawab kebutuhan generasi masa depan.
"Pemkab Gunungkidul berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah melalui program pembinaan, pelatihan kompetensi, serta penyediaan fasilitas pendukung. Semua ini dilakukan untuk mewujudkan pendidikan yang unggul, inklusif, dan berkarakter bagi seluruh peserta didik," jelas Nunuk.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Kejari Sleman Bantah Klaim Sakit, Tegaskan Raudi Akmal Memenuhi Syarat Penahanan
-
Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah, Raudi Akmal: Pengadilan Sudah Nyatakan Saya Tak Terlibat
-
Penetapan Tersangka Raudi Akmal Dipertanyakan, Kuasa Hukum Singgung Putusan Pengadilan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Kades Curhat Harus Urus Kopdes hingga Program Lain Terabaikan, Ratusan Mahasiswa Geruduk DPRD DIY