Petani Punk Gunungkidul siap pasok dapur MBG. (Dok: Istimewa).
Baca 10 detik
- Komunitas Petani Punk Gunungkidul siap menyuplai program Makan Bergizi Gratis melalui integrasi Lumbung Mataraman.
- Integrasi ini bertujuan memotong rantai distribusi panjang, menjadikan pemerintah sebagai pembeli resmi hasil panen.
- Sistem monitoring digital SIMETRIS akan diterapkan, serta standar kualitas pangan akan ditetapkan bersama BGN.
Ia menambahkan perlunya pendampingan pemerintah pusat dan daerah terkait akses bibit, pupuk, dan lahan.
"Selain itu penguatan kelompok tani di setiap dusun, termasuk kelompok tani milenial dan kelompok tani wanita. Kita mendorong petani untuk berinovasi melalui penanaman berbagai jenis tanaman hortikultura (sayur-mayur) sesuai musim agar pasokan bahan baku tetap stabil," ucap Supardal.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Pameran PASSAGE: Jembatan Seniman Yogyakarta Menuju Panggung Prancis
-
Ketika SD Negeri di Jogja Kekurangan Murid, Guru Patungan demi Tetap Bisa Bermimpi
-
Haedar Nashir: Tak Ada Kompromi bagi Pelaku Pelecehan Seksual di Kampus Muhammadiyah
-
Skandal Korupsi Beruntun, Muhammadiyah Desak Presiden Pimpin Perang Total, Tak Sekedar Ceramah
-
Diduga Jadi Korban Mafia Tanah, Warga Sleman Kaget Sertifikat Beralih Nama dan Jadi Agunan Bank