- Hotel Mutiara Yogyakarta, dibeli Pemda DIY tahun 2021, kini dikelola swasta melalui KSP selama 20-30 tahun.
- Pengelola wajib mempertahankan fasad asli karena lokasi strategis di Sumbu Filosofis, namun interior akan dimodernisasi.
- Pemda DIY akan mendapat 67% bagi hasil keuntungan, setelah pengelola merehabilitasi aset tersebut selama kurang lebih satu tahun.
"Bangunannya kan lama, jadi memang perlu inovasi dan kreativitas. Tidak mudah, apalagi lokasinya di kawasan yang aturannya ketat," ungkapnya, mengakui tantangan berat yang menanti.
Dari sisi pendapatan, Pemda DIY akan memperoleh kontribusi tetap tahunan serta bagi hasil keuntungan yang menggiurkan. Sekitar 67 persen keuntungan disebut akan menjadi bagian Pemda, sementara sisanya 33 persen untuk pengelola.
Angka ini bukan sekadar statistik; ini adalah napas baru bagi keuangan daerah. Langkah ini dinilai sebagai strategi cerdas untuk memaksimalkan pendapatan daerah di tengah keterbatasan anggaran dari pemerintah pusat pasca efisiensi anggaran pada 2026 ini.
Lebih dari itu, ini adalah jaminan bahwa aset berharga yang telah dibeli tidak akan terus mangkrak, melainkan menjadi mesin penggerak ekonomi.
Selain Hotel Mutiara, Pemda DIY juga tengah menginventarisasi sejumlah aset lain yang berpotensi dioptimalkan. Proses *appraisal* dan audit masih berjalan untuk menentukan skema pemanfaatan paling menguntungkan tanpa mengabaikan aspek tata ruang dan nilai historis.
"Diharapkan Hotel Mutiara bisa bagian dari denyut ekonomi kawasan Malioboro kedepannya," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Standar Global untuk BRImo, BRI Raih Sertifikasi ISO/IEC 25000
-
Babak Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman: Jejak Digital Seret Tersangka Baru
-
Ancaman BBM Naik Akibat Perang, Kurir Paket dan Ojol di Yogyakarta Kian Terhimpit
-
UGM-Bank Mandiri Taspen Lanjutkan Kemitraan, Siapkan Talenta Muda dan Literasi Pensiun
-
BRI Umumkan Dividen Rp52,1 Triliun, Didukung Laba Rp56,65 Triliun