Sidak pangan Dinkes Kota Yogyakarta dan BBPOM DIY di Yogyakarta menjelang Lebaran, Kamis (26/2/2026). [Suara.com/Putu]
Baca 10 detik
- Dinkes Yogyakarta dan BBPOM DIY perketat pengawasan pangan pada Kamis (26/2/2026) karena tingginya kunjungan wisatawan saat Lebaran.
- Pengawasan mencakup edukasi mengenali pangan, pencermatan label, serta larangan penjualan produk dengan kemasan rusak dan sampel diuji.
- BBPOM DIY menguji takjil siap saji dari potensi bahan berbahaya; sejauh ini belum ditemukan adanya pelanggaran selama inspeksi.
Selain pangan olahan dalam kemasan, BBPOM juga melakukan pengawasan terhadap takjil siap saji yang banyak dijual selama Ramadan.
"Pengujian difokuskan pada kemungkinan kandungan bahan berbahaya seperti formalin, boraks, dan pewarna yang dilarang. Sejauh pengawasan hari ini dilakukan, belum ditemukan pelanggaran," paparnya.
Manajer Accounting Toko Progo, Inggrid Rahardi Kartini, mengatakan pihaknya memastikan barang-barang yang dirangkai dalam parsel merupakan produk baru dengan masa kedaluwarsa yang masih aman.
"Untuk produk yang mendekati expired, masa kedaluwarsanya masih di bulan Juni dan bukan produk kalengan atau kemasan pabrik," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais