Wakil Rektor IV Unisa Yogyakarta, Ali Imron jelaskan soal rencana pembukaan laboratorium stem cell. (istimewa)
Baca 10 detik
- Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta berencana mengoperasikan laboratorium *stem cell* pada Juli 2026 guna mendukung pengobatan regeneratif.
- Laboratorium ini difungsikan sebagai fasilitas riset penting bagi program studi kesehatan dan masih terbatas di Indonesia.
- Tujuan utama laboratorium adalah menekan biaya terapi *stem cell* impor yang saat ini sangat mahal bagi masyarakat.
“Semakin banyak laboratorium dibangun, aksesibilitas masyarakat akan semakin tinggi dan harga bisa ditekan sehingga lebih banyak orang bisa menikmati manfaatnya,” jelasnya.
Untuk mendukung ekosistem ini, Unisa Yogyakarta juga membuka Program Magister Fisioterapi mulai tahun akademik ini.
Program baru tersebut akan memiliki konsentrasi khusus pada regenerative fisioterapi, yang sangat selaras dengan pengembangan riset sel punca di laboratorium yang akan datang, menciptakan sinergi antara penelitian dan aplikasi klinis.
Berita Terkait
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unisa Yogyakarta Bedah Program MBG Lewat Pameran Seni
-
UGM Pastikan Praktik Ilegal Dosen Stem Cell Tak Dilakukan di Laboratorium Kampus
-
Dosen UGM Tersandung Kasus Stem Cell Ilegal: Praktik Terlarang Terbongkar
-
Bupati Sleman Gercep, Biaya Pengobatan Bocah Korban Petasan Ditanggung Penuh
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
BRI Perluas QRIS Cross Border BRImo ke China, Transaksi Makin Praktis
-
Rekonstruksi 23 Adegan Kasus Little Aresha, Ketua Yayasan Diduga Beri Instruksi ke Pengasuh
-
Polisi Rekonstruksi Kasus Little Aresha, Orang Tua Minta 13 Tersangka Dihukum Berat
-
Tekanan Ekonomi Meningkat, Pemkot Yogyakarta Didorong Luncurkan KUR Daerah Bunga Hingga Nol Persen
-
Duh! Gara-gara Nilai Rupiah Anjlok, Target Pembangunan Infrastruktur DIY Terancam Meleset