Arif Budi
Senin, 09 Maret 2026 | 22:05 WIB
Wakil Rektor IV Unisa Yogyakarta, Ali Imron jelaskan soal rencana pembukaan laboratorium stem cell. (istimewa)
Baca 10 detik
  • Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta berencana mengoperasikan laboratorium *stem cell* pada Juli 2026 guna mendukung pengobatan regeneratif.
  • Laboratorium ini difungsikan sebagai fasilitas riset penting bagi program studi kesehatan dan masih terbatas di Indonesia.
  • Tujuan utama laboratorium adalah menekan biaya terapi *stem cell* impor yang saat ini sangat mahal bagi masyarakat.

“Semakin banyak laboratorium dibangun, aksesibilitas masyarakat akan semakin tinggi dan harga bisa ditekan sehingga lebih banyak orang bisa menikmati manfaatnya,” jelasnya.

Untuk mendukung ekosistem ini, Unisa Yogyakarta juga membuka Program Magister Fisioterapi mulai tahun akademik ini.

Program baru tersebut akan memiliki konsentrasi khusus pada regenerative fisioterapi, yang sangat selaras dengan pengembangan riset sel punca di laboratorium yang akan datang, menciptakan sinergi antara penelitian dan aplikasi klinis.

Load More