Ilustrasi ojol ; grab [Unsplash/Afif]
Baca 10 detik
- Pemerintah berencana menerapkan WFH satu hari seminggu bagi ASN dan swasta pasca Lebaran untuk menekan pembengkakan subsidi BBM global.
- Pengamat meragukan efektivitas WFH karena ketiadaan variabel paksa seperti pandemi, berpotensi disalahgunakan pekerja untuk mobilitas lain.
- Kebijakan WFH berisiko menurunkan pendapatan UMKM dan transportasi, disarankan fokus pembatasan BBM subsidi untuk kendaraan tertentu.
"Jangan sampai penerapan WFH satu hari seminggu memberikan manfaat (benefit) penghematan subsidi BBM, tetapi sektor lain yang harus menanggung biayanya (cost)," tegasnya.
Ia menyarankan bahwa penghematan subsidi akan jauh lebih efektif jika pemerintah berani membatasi akses BBM subsidi hanya untuk kendaraan umum dan sepeda motor.
Hal ini dinilai lebih mampu menyelamatkan anggaran sebesar Rp120 triliun per tahun akibat BBM Subsidi yang tidak tepat sasaran dibandingkan sekadar mengandalkan kebijakan WFH.
"Terapkan kebijakan pembatasan subsidi BBM agar tepat sasaran. Mekanisme, BBM subsidi hanya untuk sepeda motor, kendaraan angkutan barang dan orang. Di luar itu, semua mobil pribadi harus beralih ke BBM Non-Subsidi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Gitar dan Pikiran Kritis: Mengenang John Tobing, Sahabat Karib yang Menjadi 'Suara' Demonstran
-
Kecam Teror Terhadap Ketua BEM UGM, KIKA: Serangan Nyata pada Kebebasan Akademik
-
Diteror Isu LGBT hingga Ancaman Penculikan, Ketua BEM UGM Buka-bukaan: Ibu Saya Sampai Ketakutan!
-
Driver Ojol di Sleman Dianiaya Orang Tak Dikenal, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Lulusan Hukum UGM Ini Banting Setir Jadi Ojol Saat Kuliah, Kini Jadi Peneliti Hukum Nasional
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Revisi UU Pemilu Tertahan di Legislatif, Akademisi Sebut Sekadar Tambal Sulam
-
Anggaran BOSDa DIY 2026 Dipangkas Rp9 Miliar, Sekolah Kecil Terancam Tak Mampu Beroperasi
-
Diduga Kelelahan dan Serangan Jantung, Satu Jamaah Haji Asal Kulon Progo Wafat di Mekkah
-
Hari Ini, BRI Bayar Dividen Para Investor
-
Modus Wisata ke Luar Negeri, Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Tiga Pria Diduga Jemaah Haji Ilegal