- Arus balik Lebaran 2026 di Sleman, Yogyakarta, macet akibat pemudik salah ikut arahan Google Maps.
- Puluhan mobil terjebak di jalan setapak persawahan Dusun Karangkalasan karena mencari akses menuju GT Purwomartani.
- Warga setempat berinisiatif membantu mengatur lalu lintas dan mengeluarkan mobil yang terperangkap akibat kesalahan navigasi digital.
SuaraJogja.id - Pemandangan tak biasa mewarnai suasana arus balik Lebaran 2026 di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan antrean panjang mobil terjebak di jalan setapak yang sempit, membelah area persawahan. Insiden yang terjadi pada Senin (23/3/2026) ini bukan disebabkan oleh kecelakaan, melainkan karena rombongan pemudik yang terlalu percaya pada arahan aplikasi navigasi digital, Google Maps.
Kejadian ini berlokasi di jalan perkampungan Dusun Karangkalasan RT II, Kelurahan Purwomartani, Sleman. Puluhan kendaraan, yang mayoritas berpelat nomor luar daerah seperti B (Jakarta), G (Pekalongan dan sekitarnya), dan L (Surabaya), tampak mengular tak bergerak.
Para pengendara ini sejatinya memiliki tujuan yang sama: menuju Gerbang Tol (GT) Purwomartani untuk kembali ke kota perantauan mereka.
Namun, alih-alih tiba di jalan tol, aplikasi peta digital justru mengarahkan mereka melewati jalan pintas yang ternyata merupakan jalan tanah sempit yang hanya cukup untuk satu mobil.
Para pemudik diketahui salah mengira sebuah jalan proyek sebagai akses resmi menuju pintu masuk tol, sebuah kekeliruan fatal yang berujung pada kemacetan total di tengah sawah.
Kondisi ini praktis membuat warga setempat terkejut. Menurut keterangan warga, ini adalah kali pertama dusun mereka mengalami "invasi" mobil sebanyak itu secara bersamaan.
Tanpa dikomando, warga sekitar langsung turun tangan. Mereka berinisiatif membantu mengatur lalu lintas, memberikan arahan, dan memastikan para pengendara bisa memutar balik atau melanjutkan perjalanan tanpa semakin terjebak di medan yang sulit.
Kehadiran warga menjadi pahlawan tak terduga bagi para pemudik yang kebingungan.
Pihak PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) selaku operator tol membenarkan adanya insiden tersebut. Humas PT JMJ, Rachmat, mengonfirmasi bahwa telah terjadi kesalahan arahan dari aplikasi peta digital yang menyebabkan penumpukan kendaraan di jalur alternatif yang tidak semestinya.
Baca Juga: Ingin Berwisata ke Lereng Merapi saat Libur Lebaran, Simak Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi Sepekan
Menanggapi hal ini, pihaknya secara tegas mengimbau para pengendara, khususnya saat musim mudik dengan volume kendaraan tinggi, untuk tidak sepenuhnya bergantung pada teknologi.
Fenomena ini sontak memicu beragam reaksi di dunia maya. Banyak warganet yang berbagi pengalaman serupa atau memberikan komentar atas kejadian tersebut. Seorang pengguna media sosial menulis, "Ini mesti yg mobil awal gak bisa baca maap dan diikuti dgn mobil'' belakangnya yg gak mau berhenti dulu takut disalip belakangnya, akhirnya terjebak semua".
Komentar lain menyoroti pentingnya menggunakan logika saat berkendara. "Makanya google maps jangan diikutin mentah2, nalarnya dipake dikit. Jalan sempit atau meragukan ya dipikir2 lagi. Cari jalan yg paralel dengan yg diarahkan google maps tapi agak meyakinkan (jalanan bagus, lebar dan ramai) baru deh ikutin itu," tulis seorang netizen.
Ada pula yang menanggapinya dengan humor, "Kalau di kota ini kaya pas lagi macet ngikut orang masuk gang eh ternyata dia ke rumahnya".
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
Terkini
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
-
Viral! Google Maps Sesatkan Pemudik Lebaran ke Jalan Sawah, Arus Balik Mencekam di Tengah Padi
-
5 Tips Agar Tiket Jambi Jakarta Bisa Lebih Menguntungkan
-
Bosen WFA di Rumah? ASN Jogja Wajib Coba 5 Cafe Alam Ini, Kerja Lancar Hati Tenang!
-
WFA Pasca Lebaran 2026 Diberlakukan, 36 Ribu Pemudik Masuk ke Jogja